Upah Tidak Sesuai, Belasan ABK Ditemukan Kelaparan di Cipanas Garut

Upah Tidak Sesuai, Belasan ABK Ditemukan Kelaparan di Cipanas Garut

Belasan ABK ditemukan kelaparan di sebuah rumah mewah di Cipanas Garut.

Konten.co.id – Belasan Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan kelaparan di sebuah rumah mewah di kawasan Cipanas, Garut, Jawa Barat. Mereka ditelantarkan perusahaan PT Gafa Samudra Abadi.

Setelah menerima laporan dari salah seorang ABK, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) akhirnya menggerebek sebuah rumah mewah yang ditempati 16 ABK yang terlantar tersebut.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, penggerebekan berlangsung Rabu (19/8/2020) malam sekira pukul 22.00 WIB di sebuah rumah mewah yang terletak di kawasan Cipanas, tepatnya di Jalan Raya Cipanas Baru, Tegal Jambu, Tarogong Kaler.

Benny mengatakan, dalam penggrebekan tersebut ditemukan 15 ABK dalam kondisi kelaparan. Mereka hanya diberi makan dua atau tiga hari sekali.

“Kondisinya memprihatinkan. Diberimakan tidak layak. Hanya dua atau tiga hari sekali. Mereka harus rela menahan lapar,” kata Benny, Kamis (20/8/2020).

Benny menjelaskan, belasan ABK tersebut merupakan pekerja kapal ikan yang dua tahun terakhir bekerja di Taiwan. Mereka diberangkatkan oleh agensi PT Gafa Samudra Abadi yang berbasis di Garut.

Mereka telah bekerja sesuai kesepakatan kontrak sebagai ABK. Namun, para ABK ini tidak diberi upah sesuai nilai yang disepakati.

“Mereka akhirnya terpaksa bertahan di rumah tersebut dan berusaha memperoleh haknya,” ucapnya.

Demi kemanusiaan, BP2MI kemudian mengevakuasi mereka dari rumah tersebut ke rumah aman. BP2MI kemudian berkoordinasi dengan Polisi untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kita tidak akan kompromi dengan kejahatan kemanusiaan. Hukum akan ditegakkan,” akunya. (*)

Reporter: Mahesa
Editor: Farhan SN

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *