Pasca ditinggal Ronaldo, Baru Kali ini Real Madrid Juara Liga

Pasca ditinggal Ronaldo, Baru Kali ini Real Madrid Juara Liga

Real Madrid meraih tittle juara la liga yang ke 34.

Konten.co.id – Tumbangnya barca dari osasuna, membuat Sergio Ramos dan kawan-kawan mengunci gelar liganya setelah menumbangkan villareal dengan skor 2 – 1 di Stadium Alfredo di Stefano.

Bermain di Estadio Alfredo Di Stefano, Real Madrid tampil dominan. Tercatat penguasaan bola skuat racikan Zinedine Zidane ini mencapai 57 persen berbanding 43 persen milik Villarreal.

Tapi, Real Madrid baru bisa mencetak gol di menit ke-29 lewat Karim Benzema. Strikerasal Prancis tersebut menggandakan skor pada menit ke-77 melalui tendangan penaltisetelah Ramos dilanggar di kotak terlarang. Villarreal hanya bisa membalas lewat gol Maria Gaspar di menit ke-83. Hingga lagausai, skor 2-1 tak berubah.

Real Madrid kini bertengger di puncak klasemen dengan 86 poin dari 37 pertandingan danmenyisakan satu pertandingan melawan leganes dan semakin menjauh dari barcelona denganperbedaan selisih 7 poin.

Kapten Barcelona, Lionel Messi merelakan gelar juara Liga Spanyol 2019/20 jatuh ketangan Real Madrid. Menurutnya, Real Madrid layak didapuk menjadi juara.

“Saya kira Real Madrid melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan. Mereka bermain baik sejak kompetisi dimulai lagi,” kata Messi.

Musim ini, Zidane mengubah tim dengan cara yang benar-benar mengesankan. sejakkepergian Ronaldo, Benzema telah menunjukkan bahwa dia tidak kehilangan kemampuan mencetak gol dalam sembilan tahun sebagai penyedia.

Dengan raihan 21 gol musim ini, ia masih bisa mengejar 23 Lionel Messi untuk mengklaim trofi “Pichichi” tahun ini. Pasalnya, masih ada satu laga tersisa untuk merengkuh penghargaan pencetak gol terbanyak La Liga.

Pelatih asal Prancis, Zinedine Zidane, memang dianggap sebagai otak di balik kesuksesan Madrid. Raihan tersebut, memutus dominasi Barcelona di Liga Spanyol sejak tahun 2018.

“Semua ini tak lepas dari peran Zidane,” kata Ramos.

Di mata kapten Madrid itu, kesuksesan timnya kali ini merupakan buah kerja keras timnya yang yakin dengan kepemimpinan Zidane. Ramos menyebut pelatih 48 tahun itu tak ubahnya Raja Midas yang mampu membuat segala yang disentuhnya menjadi emas.

“Ini adalah hadiah dari kerja keras, kegigihan dan keseimbangan. Kami pantas mendapatkan banyak pujian untuk apa yang kami sudah lakukan, terlepas dari apa yang dikatakan beberapa orang,” kata Ramos, dilansir dari Marca.

“Zidane adalah kuncinya. Kami percaya padanya dan apa yang dikerjakannya,” Ramos menambahkan.

“Setiap kali dia datang, segala yang disentuhnya berubah menjadi emas. Dia unik banget,” tutup Ramos.

Sebagai catatan, Real Madrid meraih rekor terbanyak juara La Liga Spanyol sepanjang sejarah dengan koleksi trofi ke-34. Sementara, Barcelona berada di tempat kedua dengan raihan 26 kali juara Liga Spanyol.(*)

Penulis : VF

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *