Satu Keluarga Praktik Ilmu Hitam, Anak Kandung Digorok dan Menyandra 4 Tetangga

Satu Keluarga Praktik Ilmu Hitam, Anak Kandung Digorok dan Menyandra 4 Tetangga

Diduga praktik ilmu hitam anak kandung jadi tumbal digorok hingga tewas.

Konten.co.id – Diduga mempraktekkan ilmu hitam. Satu keluarga kerasukan laluml menggorok leher anak gadisnya.Perbuatan pelaku dibantu anaknya yang lain serta menyandera 4 tetangga yang juga dianiaya.

Sebuah video menunjukkan, detik-detik polisi mengamankan pelaku pembunuhan sadis terhadap anak gadisnya di Bantaeng, dan menyandera dua warga lainnya.

Peristiwa itu terjadi Sabtu, 9 Mei 2020, kemarin. Sekitar pukul 11.00 Wita. Dalam video itu, sebuah rumah panggung di Kampung Katabung, Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dikepung polisi.

Dalam video tampak seorang wanita terus melontarkan sumpah serapah dari atas rumah. Sementara seorang pria bersarung dibekuk beberapa polisi. Dia terus melawan saat hendak dibawa ke mobil polisi.

Mereka diduga satu keluarga yang kerasukan. Bahkan menggorok leher putrinya berinisial ROS (16). Pelaku diduga adalah Darwis (50). Saat digorok ayahnya, korban dipegang oleh kakak kandungnya, RA. Diduga keluarga ini mempraktikkan ilmu hitam.

Menurut warga sekitarnya satu keluarga di rumah tersebut diduga kerasukan. Sehingga anak kandungnya sendiri gadis ROS (16) seorang pelajar tewas dianiaya di atas rumah itu. Ada dua luka menganga di lehernya, luka sabetan senjata tajam di kepala, juga luka sayatan di lengan sebelah kanan.

Selain menggorok anak kandungnya, para pelaku juga menyandera warga, yakni, Irfan bin Reni (18) seorang pelajar, dan Saenal bin Hatim (35) seorang, mengalami luka sobek di kepala akibat sabetan parang dengan 30 jahitan, Usman (34), petani mengalami luka gores bagian telinga akibat senjata tajam. (*)

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan