Alasan PSBB Said Didu Urung Hadiri Panggilan Polisi, Tagar #SaidDiduPengecut Trending Twitter

Alasan PSBB Said Didu Urung Hadiri Panggilan Polisi, Tagar #SaidDiduPengecut Trending Twitter

Tagar #SaidDiduPecundang menjadi trending twitter hari ini.

Konten.co.id – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu dipanggil Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan sebagai saksi, Senin (4/5/2020).

Hal itu tertuang dalam surat panggilan bernomor S.Pgl/64/IV/RES.1.14/2020/Dittipidsiber tertanggal 28 April 2020 yang ditandatangani oleh Wadir Tipidsiber Bareskrim Kombes Golkar Pangarso.

Namun Didu urung hadir dengan alasan sedang diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

Didu melayangkan suran permohonan pengunduran pemeriksaan melalui kuasa hukumnya.

“Seharusnya klien kami hadir dalam pemeriksaan hari ini. Tapi karena menghargai penerpan PSBB di Jakarta dan Tangerang ajdi mohon dijadwalkan ulang,” kata ketua tim hukum Said Didu, Dr. Drs. Helvis, S. Soh, SH, MH, Senin (4/5/2020).

Helvis menjamin, selama proses hukum ini berlangsung kliennya akan kooperatif.

Menanggapi hal tersebut, Politisi senior Ruhut Sitompul menanggapi sinis surat yang diajukan Didu.

“Indonesia tercinta Negara Hukum, semua sama dihadapkan Hukum eh ini yg selalu Ngebacot Manusia Merdeka berhadapan dgn Hukum buang badan mau diminta keterangan sama yg Berwajib Mabes Polri krn Menghinađź‘şMemfitnah LBP cemen nyali kerupuk dgn alasan PSBB,” tulis Ruhut seraya mengimbuhkan #SaidDiduPengecut MERDEKA🇮🇩.

Ferdinan Hutahaen melontarkan kritikan serupa. Dalam tulisannya, Ferdinan menjelaskan terkait tujuan PSBB.

“Maklumat Kapolri ttg Covid itu melarang atau mengatur agar tdk ada kegiatan yg mengumpulkan banyak org atau membuat kerumunan, BUKAN MELARANG PEMERIKSAAN PENYELIDIKAN ATAU PENYIDIKAN sebuah peristiwa hukum. Lagipula yg diperiksa 1 org bkn rame2.” tulisnya diakhiri tagar #SaidDiduPengecut

Tagar #SaidDiduPengecut terus dilambungkan netizen di linimasa twitter mereka. Sampai berita ini dirilis, tagar ini menjadi trending di Indonesia dengan 23,2 ribu kali ditulis Warganet. (*)

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan