PSBB Beraroma Karantina Wilayah Akibat Ketidakmampuan Pemerintah

PSBB Beraroma Karantina Wilayah Akibat Ketidakmampuan Pemerintah

PSBB beraroma karantina wilayah akal-akalan pemerintah.*

Konten.co.id – Sejumlah daerah telah melakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB). Tindakan tersebut menjadi kontroversi di kalangan masyarakat karena PSBB yang dilakukan beraroma karantina wilayah.

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengatakan, pemberlakuan PSBB di sejumlah daerah berawal dari keterlambatan pemerintah menanggulangi wabah. Saat ini, pemerintah berada dalam kondisi yang serba salah.

“Kondisinya saat ini pemerintah itu bisa maju kena mundur kena,” kata Refly dalam acara ILC, Selasa (28/4/2020).

Oleh sebab itu, kata dia, maka pemerintah memberlakukan PSBB walaupun beraroma karantina wilayah.

“Langkah tersebut dilakukan agar pembatasan sosialnya kena tapi kewajiban untuk memberikan makan bagi warga ditiadakan,” kata Refly.

Saya khawatir kekacauan aturan ini bisa memperlambat penanganan Covid- 19 di Indonesia.

Selain itu, Rafly menyinggung adanya distrus pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah. Koordinasi penting, sehingga persoalan ini menjadi persoalan latin di Indonesia.

“Kalau ada bantuan. Bantuan bencana, bantuan apapun, termasuk pembagian sertifikat tanah dan BLT. Pemerintah pusat mau tangani sendiri. Karena takut diklaim apalagi musim Pilkada seperti sekarang,” kata Rafly.

Seharusnya, ungkap dia, pemerintah pusat “Noting to Lose”. Pasalnya sudah tidak ada lagi periode ke tiga. (*)

Penulis: Citra Kharisma

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan