Tol Laut Rezim Jokowi Tidak Berjalan, Fadlizon: Ibukota Baru Juga Nggak Akan Jalan

Tol Laut Rezim Jokowi Tidak Berjalan, Fadlizon: Ibukota Baru Juga Nggak Akan Jalan

Konten.co.id – Presiden RI, Joko Widodo, menyinggung program tol laut yang dirintisnya sejak tahun 2014 ternyata masih belum berjalan. Ungkapan itu disampaikan presiden dalam rapat kabinet terbatas di kantornya. Pembuatan tol laut bertujuan untuk memangkas disparitas harga antar pulau. Saat ini pengiriman barang antar daerah masih mahal. Bahkan jika dibandingkan mengirim barang ke luar negeri

Konten.co.id – Presiden RI, Joko Widodo, menyinggung program tol laut yang dirintisnya sejak tahun 2014 ternyata masih belum berjalan. Ungkapan itu disampaikan presiden dalam rapat kabinet terbatas di kantornya.

Pembuatan tol laut bertujuan untuk memangkas disparitas harga antar pulau. Saat ini pengiriman barang antar daerah masih mahal. Bahkan jika dibandingkan mengirim barang ke luar negeri biayanya jauh lebih murah.

Presiden, Jokowi mengatakan, biaya pengiriman di dalam negeri, dari suatu daerah ke dareah lainnya, ongkosnya sangat mahal. Ironinya, kata Jokowi, jika dibandingkan dengan pengiriman dari dalam negeri ke negara tetangga justru lebih murah.

Ia mencontohkan, biaya pengiriman dari Jakarta ke Padang, dari Jakarta ke Medan, Jakarta ke Banjarmasin, Jakarta ke Makassar, jauh lebih mahal dibandingkan biaya pengiriman dari Jakarta ke Singapura, Jakarta ke Hongkong, Jakarta ke Bangkok, dan Jakarta ke Shanghai.

Masih mahalnya ongkos kirim logistik ini tidak sesuai dengan visi Jokowi. Pembangunan tol laut seyogyanya bisa menekam biaya pengiriman logistik dalam negeri.

Ungkapan Jokowi itu ditanggapi nyinyir oleh politisi Partai Gerindra, Fadli Zon. Dalam sebuah twitnya, Fadli Zon menuliskan, “Ibukota baru juga nggak akan jalan,”.

Twit Fadli Zon lantas mendapat tanggapan dari followernya, salah satu akun milik @MadiHeriadi berkomentar.

“Jangan terlalu nyinyir Bung @fadlizon.
Cuma satu doank yg ngga jalan aja Anda koar2.
Yg lain kan tetep jalan, nih contohnya :

Pertumbuhan ekonomi meroket ✅
Stop impor ✅
Penguatan KPK ✅
Buy Back Indosat ✅
Esemka ✅
Mengurangi utang negara ✅
10 juta lapangan pekerjaan ✅,” tulis dia.

Akun lainnya, @mat_sodor mengomentari status Fadli Zon.

“Nyindir pemerintahan sblom2nya katanya mangkrak semua proyek,.. baru ngidupin tol Becakayu yg mangkak Sdh sombong tingkat dewa,.. skrng semuanya malah mangkak,.. makan kesombongan,” tulisnya.

Sampai berita ini dirilis, sebanyak 343 netizen turut mengomentari twit Fadli Zon. Twit ini juga diretwit sebanyak 486 kali dan 1.987 disukai. (*)

Penulis: Mahesa
Editor: Farhan SN

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan