Tahun 2020 Pemerintah Mengubah Mekanisme Penyaluran dan Penggunaan BOS

Tahun 2020 Pemerintah Mengubah Mekanisme Penyaluran dan Penggunaan BOS

Pemerintah melakukan konfrensi pers terkait. perubahan mekanisme penyaluran dan penggunaan BOS.

Tahun 2020 Pemerintah Mengubah Mekanisme Penyaluran dan Penggunaan BOS, Berikut Aturannya

Konten.co.id – Pemerintah sampaikan perubahan kebijakan penyaluran dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler. Mendikbud bersama Menkeu dan Menteri dalam negeri menyampaikan hal tersebut dala. konferensi pers di Kantor Kemenkeu RI, Jakarta (10/2/2020).

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, Pada Tahun Anggaran (TA) 2020 dana yang ditransfer ke daerah sebesar 856,9 T. BOS masuk ke dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik. Alokasinya meningkat 6 persen.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati,

Sementara itu, Mendikbud Nadiem Makarim, menginginkan berfokus pada pengguna anggaran, yakni sekolah. Perbaikan pada penyaluran dan penggunaan dana BOS untuk memberi jawaban terhadap berbagai permasalahan di lapangan.

Mendikbud Nadiem Makarim

Pada TA 2020, kata Nadiem, pemerintah pusat menyalurkan dana BOS reguler langsung dari Kemenkeu RI ke rekening sekolah. Mulai tahun ini tahapan penyaluran hanya 3 kali per tahun. Hal ini diharapkan mempercepat proses dan mengurangi kemungkinan keterlambatan penyaluran.

Selain itu, kata Nadiem, sekolah dapat menggunakan maksimal 50% dana BOS untuk pembayaran guru honorer yang memiliki NUPTK, belum memiliki sertifikat pendidik, sudah tercatat pada DAPODIK sampai dengan 31 Des 2019. Hal ini untuk memberikan otonomi dan fleksibilitas dalam penggunaan BOS sesuai kebutuhan sekolah.

Selain itu, terdapat perubahan nilai satuan BOS setiap tahun untuk peserta didik SD, SMP, dan SMA. Masing-masing meningkat Rp100 ribu.

Masih menurut Nadiem, Fleksibilitas dan otonomi penggunaan BOS harus diimbangi dengan meningkatnya transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOS oleh sekolah. Sekolah juga harus mempublikasikan penerimaan dan penggunaan dana.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mengamini rencana perubahan penyaluran Bos. Ia mengaku mendukung perubahan mekanisme BOS karena lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan anggaran. Kemendagri mengharapkan keseimbangan antara fleksibilitas dengan akuntabilitas kepala sekolah. (*)

Penulis: Mahesa
Editor: Citra Kharisma

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *