Ketua BEM UMY Beri Rapor Merah Atas Kinerja Ganjar Pranowo

Ketua BEM UMY Beri Rapor Merah Atas Kinerja Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo dihadiahi kartu merah oleh Ketua BEM UMY atas kinerjanya di bidang lingkungan.

Mengungkap Alasan Ketua BEM UMY Beri Rapor Merah Atas Kinerja Ganjar Pranowo

Konten.co.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendapat hadiah rapor merah dari Ketua BEM Universitas Muhamadiah Yogyakarta (UMY). Mahasiswa menilai, kinerja Ganjar tidak berpihak terhadap lingkungan.

Ganjar dihadiahi rapor merah saat menghadiri acara ‘Government Gathering on Good and Green Governance 2020’ di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa (18/2/2020).

Sementara di depan Sportorium UMY sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan aksi unjuk rasa.

Tadinya, acara ‘Government Gathering on Good and Green Governance 2020’ akan dihadiri juga oleh Anies Baswedan. Namun ia urunh hadir dalam acara tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait pemberian rapor merah atas kinerja Ganjar, Ketua BEM UMY, Iqbal Khatami mengatakan, tiap mahasiswa mempunyai peran dan kebebasan masing-masing dalam mengekspresikan dan menyuarakan aspirasinya. Ada yang memilih jalur horizontal ataupun vertikal, atau justru keduanya.

Ada mahasiswa, kata Iqbal, yang senang dengan aktivitas conference atau lomba LKTI, ada juga yang senang dengan aktivitas advokasi melalui jalanan ala mahasiswa. Tidak ada alasan untuk menyatakan mana mahasiswa yang terbaik, semuanya adalah baik selama diniatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Termasuk aksi mengacungkan Rapor merah yang saya lakukan dalam ruangan ketika Pak Ganjar selesai menyampaikan materi kemarin adalah salah satu cara mahasiswa mengekspresikan diri ketika ruang dialog terbatas dan tidak ada kesempatan audiensi. Aksi dalam ruangan ini sudah kita sepakati bersama untuk memanfaatkan momentum memberikan kajian dari kawan-kawan UMY Bergerak yang merupakan mandat dari rakyat untuk disampaikan langsung kepada pejabat bersangkutan. Sayangnya, Pak Anies baswedan tidak jadi datang maka rapor merah hanya bisa tersampaikan ke Pak Ganjar Pranowo,” kata dia.

Iqbal mengaku, ada sedikit ekspresi shock dari muka Pak Ganjar ketika dirinya mengacungkan dan memberikan rapor merah.

“Semoga saja beliau juga tidak shock melihat hingga hari ini masih banyak masyarakat yang terdampak di Pengunungan Kendeng akibat PT. Semen Indonesia, atau Warga terdampak pembangunan Bendungan Bener yang masih menuntut haknya,” katanya.

Iqbal mengaku, apa yang dilakukannya adalah kontroversi. Tetapi ia menilai penting dilakukan untuk mengingatkan pemimpin yang kontroversi.

“Bukan untuk kemudian mencari sensasi, tapi ada kebanggaan tersendiri bisa menyampaikan kajian yang berisi keluh kesah masyarakat yang menjadi korban,” kata dia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah,Ganjar Pranowo sempat terlihat kaget saat menerima lapor merah dari Ketua BEM UMY. Usai turun dari panggung, Ganjar menyatakan apa yang dilakukan si mahasiswa kurang sopan. Menurut dia, apa yang menjadi tuntutan sebenarnya bisa dibicarakan secara baik-baik. (*)

Penulis: Amalia HI
Editor: Citra Kharisma

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan