Cegah Virus Corona, Arab Saudi Tolak Kedatangan Jamaah Umrah Termasuk Indonesia

Cegah Virus Corona, Arab Saudi Tolak Kedatangan Jamaah Umrah Termasuk Indonesia

Antisipasi penyebaran virus corona, pemerintah Arab Saudi mengehntikan sementara kedatangan jemaah umroh.

Cegah Virus Corona, Arab Saudi Tolak Kedatangan Jamaah Umrah dari 22 Negara Termasuk Indonesia

Konten.co.id – Mencegah penyebaran virus corona, Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara kedatangan jemaah umrah dari sejumlah negara. Indonesia menjadi salah satu negara yang dicekal.

Media Berit SPA melaporkan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi terus memantau penyebaran virua corona. Saat ini sejumlah negara tetangga di Timur Tengah telah terjangkit penyakit berbahaya ini.

Arab Saudi merasa perlu mengamibil tindakan pencegahan. Imbasnya menghentikan sementara kedatangan jemaah umroh yang datang dari 22 negara.

Berikut negara-negara yang dilarang sementara untuk ibadah umroh:

  1. China
  2. Iran
  3. Italia
  4. Korea Selatan
  5. Jepang
  6. Thailand
  7. Malaysia
  8. Indonesia
  9. Pakistan
  10. Afghanistan
  11. Irak
  12. Filipina
  13. Singapura
  14. India
  15. Lebanon
  16. Suriah
  17. Yaman
  18. Azerbaijan
  19. Kazakhstan
  20. Uzbekistan
  21. Somalia
  22. Vietnam

Selain itu, untuk memastikan keamanan tinggi bagi warga Saudi, Kemlu Arab Saudi merekomendasikan tindakan pencegahan melalui beberapa penerapan kebijakan, yakni:

  1. Izin masuk untuk pelaksanaan umrah dan/atau ziarah ke Masjid Nabawi di Madinah dihentikan sementara.
  2. Izin masuk menggunakan visa turis dari negara-negara yang tengah mengalami wabah virus korona, dengan kriteria yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan Saudi, dihentikan sementara.
  3. Penggunaan kartu identitas nasional (bukan paspor) untuk perjalanan ke dan dari Kerajaan dihentikan. Pengecualian diberikan kepada warga lokal yang meninggalkan Arab Saudi menggunakan kartu identitas nasional mereka, atau warga negara Dewan Kerja Sama Teluk yang ingin kembali dari Arab Saudi dengan menunjukkan kartu identitas nasional mereka.

Sementara itu, bagi warga pemegang kartu identitas nasional yang ingin masuk Saudi, pihak berwenang akan mempertimbangkan dari mana individu tersebut berasal serta riwayat perjalanannya.

Pemerintah Arab Saudi menyatakan langkah pencegahan virus corona itu bersifat sementara dan akan terus dievaluasi.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara perihal keputusan pemerintahan Arab Saudi yang melakukan pencegahan secara proaktif penyebaran Covid-19 dengan melarang dan menolak umroh.

Berbicara di sela Indonesia Indonesia Digital Economy Summit 2020, Jokowi mengaku menghormati keputusan yang dibuat pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, hal tersebut terbilang wajar di tengah kondisi seperti ini.

“Pertama itu kebijakan dari pemerintah Arab Saudi. Kita menghargai, kita menghormati, karena apapun yang namanya kesehatan itu dinomor satukan oleh pemerintah Arab Saudi. Kita sangat menghargai,” kata Jokowi, Kamis (27/2/2020). (*)

Penulis: Mahesa
Editor: Citra Kharisma

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *