Said Didu Lapor Soal PNS Sebut Anies Umat Dungu dan Bebal

Said Didu Lapor Soal PNS Sebut Anies Umat Dungu dan Bebal

Said Didu laporkan PNS yang sebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan umat muslim dungu.

Sebut Anies Baswedan Umat Dungu dan Bebal, PNS Kemenag Dilaporkan Said Didu

Konten.co.id – Mantan wakil menteri BUM Said Didu melaporkan salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara (Sulut) kepada Menag Fachrulrazi.

Hal ini diungkapkannya lewat akun twitternya. “Bapak Menag yth, orang ini PNS @Kemenag_RI propinsi Sulawesi Utara, sepertinya perlu pembinaan. Mention ybs menurut saya radikal – baca di akhir kalimatnya. Ini salah satu contohnya. Saya sdh WA ke no hp Bapak. Semoga Bpk konsisten menindak pegawai yg radikal spt ini,” tulis Said.

Laporan ini sesuai dengan yang diucapkan oleh akun @Herry_Mety. Ia menilai kalau sikap Anies yang nyelonong memberikan sambutan saat ibadah natal sangat mengganggu.

Bahkan ia menilai kalau Anies adalah umat dungu dan bebal. “Bro @aniesbaswedan, lain kali tak perlu nyelonong seperti ini karena mengganggu. Jangan pencitraan dengan memanfaatkan momentum agama kami. Cukup ente memanfaatkan ayat dan mayat dari umat dungu dan bebal!” kicaunya.

Diketahui Uskup Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Kardinal Ignatius Suharyo menyentil kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Katedral, Jakarta Pusat pada malam Misa Natal, Selasa (24/12/2019) malam.

Menurutnya, Anies ‘nyelonong’ ke tengah-tengah jamaah saat ibadah sedang berlangsung. Ia mengatakan apa yang disampaikannya merupakan pandangan saat kejadian di dalam Gereja Katolik saja.

“Pak Gubernur datang saat ibadah berjalan. Tuhan menyelenggarakan, saya tidak mengatakan kebetulan. Tuhan menyelenggarakan beliau harusnya datang 21.30 WIB ketika ibadah kedua akan mulai. Tapi beliau datang jam 20.15 WIB,” kata Ignatius di Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (25/12/2019).

Kedatangan Anies, menurut Ignatius membuat umat Nasrani ‘mengalah’. Sebab, jika harus menunggu hingga jadwal yang ditentukan maka Anies bakal menunggu lama.

“Itu kalau menunggu sampai jam 10 terlalu lama. Maka kalau berkenan silahkan masuk di tengah ibadah ketika pastur harusnya berkhotbah. Yang disampaikan Pak Gubernur kan ya khotbah dalam tanda petik ya,” ucap Ignatius.

Namun begitu, Ignatius meyakinkan bila itu bukan sesuatu masalah. Jemaat Katedral, menurut dia juga tidak merasa terganggu hanya karena Anies yang terlalu cepat datang.

“Maka beliau masuk memperkenalkan teman-temannya. Kami semua tenang-tenang saja tidak merasa ibadah Natal Katolik di Katedral terganggu. Sama sekali tidak,” kata Ignatius.

Ucapan akun @Herry_Mety ditanggapi netizen. Sebagian besar mengaku tersinggung saat muslim dianggap dungu dan bebal.

“Innalillahi, Muslim dikatain umat dungu dan bebal?!? Sedengki itukah dihatinya terhadap Islam, Dan Kita masih harus bersabar meski terus dinarasikan negatif.” Cuit @AAL34727531.

Sementara itu, ada juga yang menggap kalau PNS tersebut dari kalangan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dilindungi institusi.

“Tanaman PKI Dilindungi insitusi Orang sprti ini berkembang biaknya subur di rezim ini”

Netizen pun berharap agar akun tersebut bisa segera ditangani oleh pihak kepolisian. “Saya berharap segera bikin laporannya pak ke pihak berwajib(polisi) ,, supaya ybs bisa segera di proses .” cuit @Kariozz1.

Penulis : Ade Indra

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *