Mengenang Sosok Ria Irawan Lewat Berbagai Karya Filmnya

Mengenang Sosok Ria Irawan Lewat Berbagai Karya Filmnya

Ria Irawan memiliki rekor dan jejak positif yang bisa dikenang lewat berbagai filmnya.

Meninggal Melawan Kanker, Ria Irawan Dikenal Lewat Berbagai Karya Filmnya

Konten.co.id – Aktris Ria Irawan meninggal dunia usai terkena penyakit kanker endometrium, Senin (6/1/2020) pagi. Kabar duka tersebut membuat semua orang bahkan sejumlah artis ikut bersedih.

Seperti sutradara dan komika Ernest Prakasa. Dalam cuitannya, ia mengucapkan bela sungkawa.

“Baru dapat kabar dari Mbak @dewiirawan13, Mbak @RiaIrawan tersayang sudah berpulang. Selamat jalan Mbak Ria yang baik, sampai jumpa lagi.”

Sosok Ria Irawan pun terkenal sebagai sosok yang hebat. Perjalanan karier Ria Irawan sebagai aktris terbilang cukup panjang.

Putri pasangan Bambang Irawan dan Ade Irawan itu tumbuh di lingkungan sineas. Sang ayah adalah pemilik perusahaan film Agora dan bundanya aktris. Sejak usia empat tahun, Ria telah menjadi figuran dalam berbagai film, seperti Sopir Taxi dan Belas Kasih.

Setelah itu, dia membintangi film Fajar Menyingsing bersama Erwin Gutawa dan Chicha Koeswoyo.

Piala Citra pertamanya sebagai Aktris Pendukung Terbaik didapat pada 1988 lewat sinema Selamat Tinggal Jeanette yang juga dibintangi oleh Mathias Muchus dan Meriam Bellina.

Pada 2006, nominasi yang sama dia dapat lewat film Berbagi Suami. Berkat perannya sebagai Renjani di film layar lebar Biola Tak Berdawai, Ria mendapat gelar aktris terbaik di Festival Film Asia Pasific di Iran pada 2003.

Wajahnya juga sering mampir di berbagai sinetron dan film layar lebar hingga beberapa tahun belakangan.

Selain di dunia perfilman, dunia tarik suara juga sempat dijajal Ria. Kolaborasi rekaman pertamanya dilakukan bersama kelompok Japras, yang terdiri dari Ully Artha, Debby Cintia Dewi, Wieke Widowati, Rini S Bono, Nurul Arifin, Ita Mustafa, Ani Kusuma, Eva Arnaz, dan Rima Melati.

Almarhum pun merekam sejumlah album bersama Rano Karno, termasuk yang bertajuk “Hiasan Mimpi” dan “Setangkai Anggrek Bulan”. Selain itu, Ria membentuk trio bersama Nurul Arifin dan Ita Mustafa, lantas memproduseri albumnya sendiri di proyek lain.

Ria Irawan meninggal dunia di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) dalam usia 50 tahun pada Senin (6/1/2020). Semasa hidupnya, Ria pernah menjadi penyintas kanker kelenjar getah bening lalu hingga akhir hayatnya berjuang melawan kanker endometrium atau kanker rahim.

Selamat tinggal Ria Irawan. Karyamu akan selalu dikenang. (*)

Penulis : Ade Indra

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan