Klarifikasi Jamal James Soal Fitnah Said Aqil Beragama Hindu

Klarifikasi Jamal James Soal Fitnah Said Aqil Beragama Hindu

Jamal James mengaku hanya membagikan terusan postingan di grup lain terkait ketua umum PBNU Said Aqil beragama Hindu.

Jamal James Mengaku Hanya Share Postingan Said Aqil Beragama Hindu

Konten.co.id – Netizen baru-baru ini mengamuk. Hal ini karena Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj difitnah kalau dia dari Lombok dan beragama Hindu di grup WhatsApp (WA) Sasambo Ikhtiar oleh salah satu anggotanya berinsial Jamal James.

Dalam postingan @narkosun terdapat nomor telepon Jamal James. Menurut kabar dari salah satu netizen bernama Sugiarto mengatakan kalau nomor tersebut online dan bisa dihubungi.

Jamal sendiri adalah S2 di Jakarta.

“Ada info S2 di Jakarta.”

Selain itu, Ia mengaku kalau postingan tersebut forwarded atau diteruskan dari grup lain. Namun saat ditanya mengenai tidak ada tanda diteruskan, ia justru mengaku kalau saat share postingan tersebut hanya ada foto tanpa tulisan.

“Waktu itu saya share hanya ada foto saja gak ada tulisan,” katanya.

https://m.facebook.com/photo.php?fbid=1546452632176105&id=100004341497369&set=p.1546452632176105&source=47&refid=52&tn=R

Jamal pun diketahui sudah meminta maaf kepada anggota grup Sasambo Ikhtiar karena memposting tentang fitnah terhadap Said Aqil Siradj tersebut.

Sementara dari hasil penelusuran tim Konten.co.id, nomor telepon yang digunakan Jamal memang benar.

Hanya saja, saat dihubungi Jamal tidak mengangkat telepon tersebut. Bahkan hingga berita ini diturunkan, pesan WhatsApp nya pun tidak dibaca sama sekali.

Diberitakan sebelumnya, Netizen baru-baru ini mengamuk. Hal ini karena Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj difitnah kalau dia dari Lombok dan beragama Hindu.

Dikutip dari akun twitter @narkosun, dalam obrolan di grup WhatsApp (WA) Sasambo Ikhtiar ada salah satu anggotanya yang berinisial Jamal James menceritakan kalau ada kawannya yang sudah dua tahun tidak bertemu dengan I Made.

Namun betapa terkejutnya ia kalau I Made sudah berpeci dan berganti nama menjadi Said Aqil Siradj. “Kok namanya jadi Said Aqil Siradj dan suka pake peci,” imbuhnya.

Dilanjutkan isi postingan tersebut, kalau nama Said Aqil adalah I Made Wiryawan Saidi. Beragama Hindu asal Pulau Lombok yang bekerja sebagai pengusaha di Bali.

“Kawan lama saya merasa terkejut. Bagaimana mungkin seorang beragama Hindu bisa dipercaya mengurus NU bersama gerombolannya si Cornelius, Nuril, Abu Janda dan Gus Guntur dimasukkan NU secara bersamaan?,” terangnya.

Jamal James pun mengatakan kalau I Made kawan lama mantan presiden Megawati Soekarno Putri di Vihara Bali saat hari besar Hindu.

“Oh sungguh begitu bobroknya rezim ini dari nama palsu sampai agama di palsukan sama seperti junjungannya,” katanya.

Ia pun memberi tahu kalau ia agen CIA dari Australia. “Thanks salam dari sobat agen CIA kita dari Australia,” imbuhnya.

Akun @narkosun pun mengaku geram. Ia pun meminta bagi yang memiliki nomor telepon dengan insisal Jamal James untuk meminta maaf kepada muslim dan warga NU terkait fitnah tersebut.

“Tolong yang punya nomor ini 085337060460, siapapun anda, segera minta maaf ke Publik & Warga Nahdlatul Ulama krn telah memfitnah Kiai kami di Group Sasambo Ikhtiar. Apa salah kyai Said shg km fitnah sekeji ini?” terangnya.

Hal ini pun sesuai dengan sumbernya di grup NU Lombok.

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=554817521778178&id=198066627453271

Netizen pun mengaku ikut geram dan meminta agar Jamal. “Tangkap secepatnya” cuit @HmfaqihA

Banyak pula yang menilai kalau fitnah tersebut sangat terlihat. Mengingat yang dikatakan Jamal James vihara tempat ibadah umat Hindu.

Sementara tempat ibadah umat Hindu adalah pura. “Lagian vihara itu untuk umat budha, pura hindu. Ga belajara PMP kayanya dulu” cuit @aqratea.

Sementara akun @GoenSherlock mencuitkan, “Innalilahi wa Inna ilaihi Raji’un, ini fitnah paling keji…. Saya tau siapa beliau Kiayi @saidaqil beserta dzuriah dan turunannya, mesti di cari siapa yang memfitnah mohon aparat penegak hukum segera bertindak siapa yang memfitnah pemimpin kami….. @jokowi @DivHumas_Polri”

Penulis : Ade Indra

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan