Belanda Memulangkan 1500 Benda Bersejarah Milik Indonesia

Belanda Memulangkan 1500 Benda Bersejarah Milik Indonesia

Pada masa penjajahan, orang-orang membawa benda-benda dari Nusantara ke Belanda dan disimpan di Museum, namun ada juga yang menjadikannya koleksi pribadi.

Sebanyak 1500 Benda Koleksi Bersejarah Milik Indonesia Dipulangkan dari Belanda

Konten.co.id – Pada tahun 2015 pemerintah Indonesia menjalin kesepakatan dengan pemerintah Belanda, proses kesepakan tersebut menyangkut pemulangan benda koleksi seni bersejarah di Museum Nusantara, Delft, Belanda.

Kesepakatan tersebut berjalan dengan baik, pada 20 November 2019 lalu, sebanyak 1.500 benda seni dan bersejarah berhasil dipulangkan menggunakan kapal laut dari pelabuhan Rotterdam, Belanda dan tiba di Jakarta pada 24 Desember.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Hilmar Farid dalam konferensi pers di Museum Nasional, Kamis, 2 Januari 2020, menyatakan bahwa pemulangan kali ini merupakan yang terbesar dan bersejarah.

“Sebanyak itu, sejumlah 1500 ini untuk pertama kalinya dalam sejarah kita. Jadi ini momen yang sangat bersejarah dan kita ingin membagi kepada publik momen bersejarah ini,” ungkapnya.

Pemulangan benda-benda seni bersejarah ini harap Hilmar, bisa membuka jalan bagi pengembalian sejumlah benda lainnya yang terdapat di museum-museum lain di Eropa. Alasannya di Eropa juga sedang ramai dengan wacana pengembalian koleksi-koleksi museum yang diperoleh secara tidak sah

Hilmar menegaskan bahwa repatriasi ini, “bukan semata-mata mengembalikan (benda koleksi). Persoalan kita (untuk) memperluas akses publik.”

Museum Nusantara di Delft, Belanda merupakan tempat penyimpanan benda-benda seni dan bersejarah yang berasal dari kepulauan Nusantara. Benda-benda tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi para calon birokrat Belanda yang akan dikirim ke Hindia Belanda pada masa kolonial.

Pada masa lalu, orang-orang yang kembali dari Hindia Belanda membawa benda-benda tersebut dan diberikan kepada museum, sebagian juga ada yang menjadi koleksi pribadi.

Penulis : Sidqi Al Ghifari

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan