Yusril Ihza Mahendra Bantah Ditunjuk Jadi Dewas KPK

Yusril Ihza Mahendra Bantah Ditunjuk Jadi Dewas KPK

Lewat cuitan twitternya, Yusril Ihza Mahendra bantah dipilih jadi dewan pengawas KPK.

Ditunjuk Jadi Dewan Pengawas KPK, Yusril Ihza Mahendra : Kabar Burung Belaka

Konten.co.id – Presiden Joko Widodo dikabarkan sedang menimbang-nimbang nama untuk menduduki posisi sebagai Dewan Pengawas KPK dan Yusril Ihza Mahendra dinilai sudah masuk pada nama-nama tersebut.

Hal ini dituliskan sendiri oleh Yusril dalam cuitan Twitternya, Minggu (15/12).

“Nama saya disebut-sebut sebagai salah seorang calon anggota Dewas KPK. Presiden dikabarkan sedang menimbang-nimbang beberapa nama yang dianggap kredibel untuk menjadi Dewas KPK itu. Walau masih dalam proses seleksi, banyak orang yang bertanya, dan bahkan ada yang ucapkan selamat pada saya,” cuit Yusril di Twitternya.

Namun Yusril membantah bahwa namanya disebut sebagai calon Dewan Pengawas KPK, ia menegaskan bahwa belum ada pihak yang secara resmi menghubunginya untuk menjadi Dewasn Pengawas KPK.

“…Karena itu, saya menganggap bahwa disebut-sebutnya nama saya sbg salah satu calon Dewas KPK hanyalah kabar burung belaka,” cuit Yusril.

Kemudian dalam lanjutan cuitannya Yusril menolak menduduki jabatan sebagai Dewan Pengawas KPK, ia lebih memilih tetap menjadi advokat professional.

“Saya sendiri dengan segala permohonan maaf, samasekali tidak berminat dan tidak bersedia menduduki jabatan sebagai Dewas KPK tsb. Saya lebih memilih tetap menjadi advokat professional yang oleh UU Advokat dikategorikan sebagai penegak hukum daripada menjadi Dewas KPK.”

“Demikian keterangan saya. Keterangan ini boleh dikutip oleh media mana saja tanpa harus minta izin kepada saya. Saya ucapkan terima kasih atas kesediaan memuat keterangan ini. Salam hormat saya dari Manila, Philippines.” Tutup Yusril.

Sebelumnya Presiden Jokowi akan menunjuk Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang nantinya akan mengawasi kinerja dari lembaga antirasuah itu.

Dewan pengawas nantinya berwenang memberi atau tidak memberi izin penggeledahan, penyadapan, dan penyitaan oleh KPK. Dewan pengawas juga punya hak mengevaluasi kinerja pimpinan KPK setiap tahun.

Jokowi mengungkapkan, nantinya Dewan Pengawas KPK akan berisi lima nama anggota. Namun Presiden Jokowi mengaku saat ini susunan lima anggota Dewan Pengawas KPK belum final.

“Baru proses finalisasi, melihat satu persatu track record-nya seperti apa, integritas, semua,” ujar Jokowi. Saat diwawancarai sejumlah awak media, Jumat (13/12).

Penulis : Sidqi Al Ghifari

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan