Ungkap Fakta Anak SD dan Ibu di Lebak Menangis Dibully Karena Miskin

Ungkap Fakta Anak SD dan Ibu di Lebak Menangis Dibully Karena Miskin

Anak SD di Lebak menangis karena dibecandai kawannya, ibunya baper dan ikut menangis.

Bukan Dibully Karena Miskin, Ini Penyebab Viral Anak SD dan Ibu di Lebak Menangis

Konten.co.id – Warganet Instagram digegerkan dengan sebuah tayangan video yang memperlihatkan seorang anak dan ibu tengah menangis. Ibu berkerudung abu-abu itu menangis tersedu-sedu di sebuah teras sekolah.

Seperti dilihat Konten.co.id di akun instagram Yuni.rusmini.58. Diduga sang anak menjadi korban bullying di sekolahnya. Hingga sang ibu ikut menangis.

“Anak sekolah ini jadi bahan bullyan sampai tas nya pun dilempar. Sampai2 ibunya ikut jadi bahan bullyan dan sampai menangis,”

“Mereka ini kurang mampu yang seharusnya dibantu, bagi yang ingin membantu bisa datang ke alamat Kp Bedug Rt 3/05, Desa Pangkalan, Kec Sobang, Kab Pandeglang, Banten. Tanya aja atas nama ibu Inin atau bapak Sudarma,” tulis akun tersebut.

Benarkah ibu dan anak ini menangis karena bullying? Seorang warganet pun sengaja mendatangi alamat kediaman Ibu Inin yang ada dalam video tersebut.

Dalam akun Facebook yang bernama Uun Unaini menjelaskan bahwa cerita sesungguhnya tidak seperti yang tengah viral.

Ia mengaku meluncur ke kediaman Sarniah, anak kelas 1, di salah satu sd di desa pangkalan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten tersebut.

Saat sampai disana, ia sempat berbicara dengan beberapa tetangga Sarniah, putri dari Inin dan Surdama. Karena mereka sedang tidak dirumah. Warga pun menunjukkan rumah Inin.

“Alhamdulillah, akhirnya bisa ngobrol langsung dengan ibu inih. Sedangkan sarniah terlihat bersembunyi, dan tidak mau menemui saya, sarniah terlihat takut dan malu bertemu dengan orang yang tidak dikenal,”

Ia pun berinisiatif untuk menemui Sarniah, dan Sarniah mau menjawab saat Uni menanyakan beberapa pertanyaan.

“Saya : “sarniah kelas berapa..?”
Sarniah : “kelas 1”
Saya : ” sekolahnya dimana..?”
Sarniah : ” dipasar…”
Saya : ” sarniah udah bisa ngitung..?
Sarniah : ” bisa”
Saya : ” satu tambah satu berapa..?”
Sarniah : ” satu..!””

Diketahui, Sarniah menangis karena tidak mau menulis dan ‘dibecandain’ oleh kawan sekelasnyanya. Ibunya yang baper malah ikut nangis melihat anaknya menangis.

“Ibunya baperan, melihat anaknya nangis ikutan nangis. Dan ibunya tiap hari menemani sekolah dan bermain karena Sarniah orangnya takut ketemu orang baru, entah karena pemalu atau mungkin sering dibully,” jelas @respekpeduli.

View this post on Instagram

Anak kelas 1 SD yg jadi bahan bullyan dan membuat ibunya ikut menangis SEMANGAT SARNIAH . . . Info yg beredar Kabar viral dan Infonya 👇 . Menyedihkan! Anak sekolah jadi bahan bullyan sampai tas nya pun dilempar . Sampai2 ibunya ikut jadi bahan bullyan dan sampai menangis 😭 . Mereka ini orang kurang mampu yang seharusnya di bantu 🙏🏻 . Bagi yang mau membantu bisa datang langsung ke alamatnya : kp. Bedug Rt/Rw 03/05 Desa. Pangkalan Kc. Sobang Kb. Pandeglang Banten Tanya aja atas nama ibu inin atau bapak Sudarma . Semoga postingan ini bisa membantu 🙏🏻 . . . Viralnya berita ini, kami pun melakukan penelusuran terlebih dahulu sebelum kami up . . . Anak yang di bully bernama Sarniah putri dari Bp Sudarma dan Ibu inin, mereka termasuk dari Golongan Orang Tidak Mampu Meski miskin, sarniah bukan di bully karna Kondisi Ekonomi yg miskin, tetapi karna sarniah tidak mau menulis dan di becandain oleh teman-temannya dan disuruh menulis, ya namanya anak kelas 1 SD, Melihat anaknya nangis, Ibunya Baper dan ikut nangis . . . Menurut info yang kami dapat Sarniah takut untuk bertemu orang baru dan setiap hari Ibunya selalu menemani anaknya sekolah ataupun saat bermain Entah karna sarna sarniah pemalu atau gak PD an, atau mumgkin terjadi seperti itu karna seringnya di bully . . . Insyaallah, Team akan ke lokasi menemui Sarniah dan keluarga, setidaknya memberi dukungan dan motivasi Bagi sahabat2 semua yang ingin berbagi Bisa DM @respek_peduli or WA 087771838123 #semangatsarniah . . . SOLIDARITAS TANPA BATAS #relawan_sosial_peduli_kemanusiaan #respek_peduli #respekpeduli

A post shared by RespekPeduli Bergerak dg Nyata (@respek_peduli) on

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *