Teka Teki Penyebab Kematian Komponis Dunia Wolfgang Mozart 5 Desember 1791 Masih Menyimpan Misteri

Teka Teki Penyebab Kematian Komponis Dunia Wolfgang Mozart 5 Desember 1791 Masih Menyimpan Misteri

Hingga saat ini peneliti tak henti-hentinya meneliti soal kematian sang legenda komposer dunia, Mozart.

5 Desember 1791, Kematian Sang Legenda Komponis Dunia Wolfgang Mozart Masih Menyimpan Misteri

Konten.co.id – Peristiwa meninggalnya Wolfgang Amadeusz Mozart pada 5 Desember 1791, banyak menimbulkan teka-teki dari penyebab kematiannya, dari mulai isu dibunuh oleh sesama komposer sampai isu bahwa ia mati karena bunuh diri.

Mozart adalah komponis musik klasi eropa yang sangat terkenal dalam sejarah. Bernama asli Chrysostomus Wolfgangus Gottlieb Mozart lahir di Salzburg pada 27 Januari 1956. Kepiawaiannya dalam bermusik mampu menghasilkan 700 buah lagu dalam waktu 35 tahun.

Sejak Kecil Mozart sudah memiliki kemampuan bermusik, kelebihannya mempunyai Tala Mutlak yang mana ia dapat mengenal nada dengan tepat tanpa bantuan alat.

Di umur empat tahun ia mampu memaninkan Harpsichord dengan lancar, ia lalu menulis komposisi pertamanya pada umur lima tahun. Hal itu yang membuat Ayah Mozart merasa terpanggil untuk memamerkan kemampuan anaknya di Eropa.

Setelah beranjak dewasa Mozart dibawa oleh ayahnya tampil pada berbagai konser dan opera di Italia dan Paris.

Mozart Dewasa

Pada 4 Agustus 1782 Mozart menikahi Constanze di katedral St. Stefanus. Dalam pernikahannya Mozart cukup bahagia walau mereka sering menghadapi tantangan hidup. Mozart selalu mengalami krisis keuangan namun dia tak pernah hidup dalam kemiskinan, dan dari enam anaknya, hanya dua yang hidup.

Kehidupan Mozart dewasa tidak layak, ia dan istrinya banyak menghadapi masalah, bahkan sampai ia meninggal tidak ada yang mengantarkan nya ke pemakaman, ia hanya ditemani beberpa penggali kubur.

Di akhir pentas terakhir sebelum kematiannya Mozartia berencana membuat Requiem untuk mengenah istrinya yang telah meninggal, namun Requeim itu tidak dapat terselsaikan karena maut sudah dulu menjemputnya. Ia meninggal pukul 01:00 dini hari.

Requiem tersebut dilanjutkan oleh seorang muridnya yang bernama Franz Xaver Sussmayr.

Sebab Kematian Mozart

Kematian Mozart banyak menimbulkan tanda tanya semua orang, pemberitaan saat itu memberitakan bahwa ia meninggal karena dibunuh oleh saingannya. Ada sebuah teori yang menyebut bahwa pelaku pembunuh Mozart ialah Antnio Salieri, yang mana ia adalah saingan Mozart, bahkan sesudah Mozart meninggal, Antonio pernah kehilangan sentuhannya dalam bermusik dan kehilangan semangat bahkan pernah mencoba untuk bunuh diri.

Antonio Salieri seorang komponis Italia sekaligus seorang dirigen. Salieri adalah seorang Kapellmeister istana yang dapat dikatakan memiliki gaji yang sangat tinggi.

Fakta Baru Kematian Mozart

Pada tahun 2009 Adrew Steptoe seorang epidemiologis meliris kemungkinan penyebab kematian Mozart dalam Annals of Internal Medicine. Ia menjelaskan fakta baru kemungkinan penyebab kematian Mozart, ia menilai Mozart meninggal karena infeksi tenggorokan, dilihat dari riwayat kesehatan sang komposer itu.

“Untuk pertama kalinya kami menganalisis penyebab kematian yang mungkin menyebabkannya meninggal dunia. Hal ini sekaligus memberi informasi pada kami tentang penyakit apa yang merebak pada waktu itu dan juga mengungkap misteri kematian komposer yang sedang berada di puncak karirnya waktu itu,” ujar Steptoe dari University College London, seperti dilansir MSN.

Dilansir dari DetikHealth, terdapat beberapa penyebab kematiannya yang lain menurut Dr. RHC Zegers dari University of Amsterdam adalah rematik, overdosis garam merkuri yang digunakan untuk mengobati sifilis, dan juga trichinosis yang disebabkan karena mengonsumsi daging babi yang mengandung cacing pita.

Para peneliti tersebut memeriksa kembali catatan kematian Mozart di Wina dan melakukan perbandingan dengan catatan kesehatannya beberapa tahun sebelum kematiannya untuk menemukan sesuatu yang dapat dijadikan bukti.

Dari situlah mereka menemukan sebuah fakta baru, yaitu terdapat akumulasi cairan yang mematikan dalam tubuh Mozart. Para peneliti menduga bahwa cairan tersebut diakibatkan oleh infeksi bakteri streptococcus pada tenggorokan, yang memicu kematiannya.

Adanya infeksi tersebut juga disebutkan menyebabkan komplikasi penyakit ginjal dan kesulitan tranfusi darah. Namun para peneliti mengatakan, penemuan fakta tersebut masih bersifat sementara, karena dugaan lainnya bisa saja muncul.

Seorang profesor musik, Zaslaw yang melakukan penelitian terhadap kematian Mozart pun mengatakan, sangat sulit untuk menyimpulkan penyebab kematian Mozart yang sesungguhnya karena sulitnya menemukan dokumen-dokumen di masa lalu. Namun menurutnya, penemuan ini bisa menjadi satu jalan dan pencerahan ke depannya untuk mengungkap misteri yang sesungguhnya.(*)

*Dari berbagai sumber
Penulis : Sidqi Al Ghifari

Denis Septianda
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan