Susi Pudjiastuti Klaim Kapal Vietnam Siap Turun ke Bawah

Susi Pudjiastuti Klaim Kapal Vietnam Siap Turun ke Bawah

Susi Pudjiastuti menganggap kapal nelayan Vietnam akan turun ke bawah bulan Desember.

Netizen Laporkan Nelayan Vietnam Masuk Natuna, Ini Kata Susi Pudjiastuti

Konten.co.id – Masalah bebasnya ekspor benih lobster Indonesia ke Vietnam. Bahkan baru-baru ini, banyak terlihat kapal Vietnam di laut Natuna.

Seperti diposting Veronika Kwan. Ia melaporkannya ke mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti. “Bu @susipudjiastuti, Kalo ini benar, Kita benar benar kembali ke nol lagi,” cuit @CuriousVero

Ia mencuitkan kalau sudah 3 hari kapal milik Vietnam masuk di wilayah perairan Natuna. “Sesuai kesaksian nelayan , ini sudah terjadi selama 3 Hari , bapak dprd juga sudah mendapat laporan Kemana media media mainstream ??”

Ia pun berharap agar presiden Joko Widodo (Jokowi) agar mengeluarkan sebuah keputusan ‘gila’ untuk mengurangi bebas masuknya kapal asing yang ingin menjarah perairan Indonesia.

“Keputusan ” gila ” Yang presiden katakan , akankah terwujud .. Let’s wait and see .. ini Masih tahun pertama periode ke 2 Hehehe”

Menanggapi hal ini, Susi mengatakan kalau bulan Desember ini nelayan Vietnam akan turun ke bawah. “Bulan desember mereka pasti turun ke bawah”

Hal ini pun ditanggapi netizen. “Alert : Kapal “berkewarganegaraan” Vietnam memasuki Natuna, dan diduga melakukan praktek illegal fishing.” Cuit @IKANLAUTAN_ID.

“Laut Natuna hanya aman saat ibunda @susipudjiastuti memimpin di @kkpgoid dan apa yang terjadi sdh tidak heran, saya masih memiliki materi seminar Kemaritiman dari pak Marstio bukan hanya Vietnam, sebentar lagi China akan masuk, sunggung semakin mengerikan, susah nak cakap lagi,” cuit @IndonesiaLabour

Sementara akun @Bagasta8 mencuitkan, “Menteri @kkpgoid penakut Bengak bengok ekspor baby lobster, nelayan vietnam menjarah laut kita malah didiemin,”

Sebelumnya saat Susi menjabat sebagai Menteri KKP, ia menerbitkan kebijakan larangan ekspor benih lobster melalui Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Nomor 1/2015 tentang Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan.

Namun, setelah tampuk kepemimpinan beralih ke Edhy Prabowo, dia mewacanakan menghapus larangan tersebut.

Susi kemudian membuat protes melalui akun media sosial pribadinya. Mulai dari mengunggah ulang komentar warganet yang sependapat dengannya, hingga menjelaskan jumlah kerugian negara akibat kebijakan ekspor benih lobster.

Ia juga pernah menegur warganet yang menyebut ekspor lobster bakal menguntungkan nelayan Indonesia.

“Belajar baru omong! lobster belum bisa dibreedingkan in house. Semua bibit alam. Vietnam/ budidaya hanya membesarkan. Dan hanya dari Indonesia mereka bisa dapat, lewat singapura atau yg langsung. Negara lain yang punya bibit tidak mau jual bibitnya. Kecuali kita, karena bodoh,” balas Susi kepada warganet. (*)

Penulis : Ade Indra

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan