Susi Pudjiastuti Geram Dianggap Pahlawan Kesiangan

Susi Pudjiastuti Geram Dianggap Pahlawan Kesiangan

Mantan menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti ngamuk dan geram dianggap pahlawan kesiangan terkait benih lobster.

Respon Susi Pudjiastuti Dianggap Pahlawan Kesiangan oleh Akun Propaganda

Konten.co.id – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti geram dengan postingan akun @TanYoana yang menganggapnya sebagai pahlawan kesiangan.

Hal ini menyusul Susi yang ikut mengomentari terkait impor benih lobster. “Betapa hebatnya kamu2 di dunia maya mencaci hanya atas perintah kebencian semata!” cuit Susi.

Dalam postingan Susi juga terlihat screenshot postingan akun @TanYoana yang menuliskan” Gak usah jadi pahlawan kesiangan. Ketika lu menjabat aja RI emang udah keok”.

Selain itu ia mengatakan fitnah disebar atas perintah kebencian dengan isi yang tidak masuk akal.

“Fitnahpun disebar atas perintah kebencian pulaisinya tidak perlu masuk akal pula”

Susi pun menyebarkan identitas akun @TanYoana.

Netizen yang mengetahui hal ini juga ikut merespon. Diakui warganet kalau akun tersebut adalah akun Propaganda.

“Itu emang acount propaganda pro kampret, dulu waktu pilpres pendukungnya prabowo,” cuit @siahaan_johan

Sementara akun @Ijo2Pria mencuitkan “Gak usah diladenin bu, itu akun palsu, potonya juga palsu. Itu akun kelompok Radikal yg hobinya nyebar Hoax, Fitnah, Kebencian dan Provokasi terus”

“Lapor bu. Sebenarnya di balik akun tersebut adalah orang pengecut yang hanya berani menghujat” cuit @_rmdhani

Sebelumnya saat Susi menjabat sebagai Menteri KKP, ia menerbitkan kebijakan larangan ekspor benih lobster melalui Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Nomor 1/2015 tentang Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan.

Namun, setelah tampuk kepemimpinan beralih ke Edhy Prabowo, dia mewacanakan menghapus larangan tersebut.

Susi kemudian membuat protes melalui akun media sosial pribadinya. Mulai dari mengunggah ulang komentar warganet yang sependapat dengannya, hingga menjelaskan jumlah kerugian negara akibat kebijakan ekspor benih lobster.

Ia juga pernah menegur warganet yang menyebut ekspor lobster bakal menguntungkan nelayan Indonesia.

“Belajar baru omong! lobster belum bisa dibreedingkan in house. Semua bibit alam. Vietnam/ budidaya hanya membesarkan. Dan hanya dari Indonesia mereka bisa dapat, lewat singapura atau yg langsung. Negara lain yang punya bibit tidak mau jual bibitnya. Kecuali kita, karena bodoh,” balas Susi kepada warganet. (*)

Penulis : Ade Indra

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *