Stafsus Presiden Minta Maaf Terkait Kata Kubu Sebelah

Stafsus Presiden Minta Maaf Terkait Kata Kubu Sebelah

Staf khusus millenial Presiden Billy Mambrasar meminta maaf karena ucapan Kubu Sebelah.

Terkait Kata Kubu Sebelah, Stafsus Presiden Minta Maaf

Konten.co.id – Cuitan staf khusus milenial presiden Billy Mambrasar, yang menyinggung “kubu sebelah” diprotes netizen. Mulanya, Billy mencuit melalui akun Twitternya @kitongbisa, Sabtu, (30/11/2019) pukul 19.12.

“Stlh membahas ttg Pancasila (yg bikin kubu sebelah megap2), lalu kerja mendesign kartu Pra-kerja di Jkt, lalu sy ke Pulau Damai penuh keberagaman: BALI! Utk mengisi materi co-working space,mendorong bertambahnya jumlah entrepreneur muda,utk pengurangan pengangguran&angka kemiskinan.”

Namun pada pukul 21.15 WIB cuitan tersebut diganti. “Untuk yg salah mengartikan “KUBU SEBELAH”, maksud saya dari KUBU SEBELAH adalah HATERS atau ORANG2 PESIMIS terhadap progress kinerja saya.. Jgn diartikan kubu sebelah seperti lagi jaman Pilpres, TIDAK ADA hubungannya kesitu.. Krn saya tdk bermaksud ke arah situ!”

Ia pun meminta maaf dengan perkataannya yang multitafsir tersebut.

“Bahwasanya sy tdk bermaksud tendensius ke kelompok masyarakat manapun. Sy sdh melakukan klarifikasi &utk menghindari polemik berlanjut telah menghapus twit trsbt. Saya dgn ini memohon utk dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya krn kesalah pahaman tsb.”

Ia mengaku harus menyampaikan sesuatu bahwa ia terlahir dr perpaduan dua suku dan 2 Agama yaitu Islam dan Kristen.

” Ayah sy adlh asli Papua beragama Nasrani dr wilayah adat Saireri&ibu sy berasal dr Surabaya Jawa Timur dgn latar belakang Keluarga Muslim.”

Ia mengatakan kalau kakak sulungnya Yoppi Mambrasar beragama muslim dan menjalankan ibadah dengan taat dan sungguh-sungguh.

” Beliau telah meninggal&dikuburkan secara muslim. Sepupu2 dari keluarga besar Ibu dari Jawa Timur beragama Muslim&sepupu2 dr Keluarga Besar Ayah beragama Nasrani”

Ia mengatakan saat idul fitri ia mendapat banyak hadiah dari paman dan bibinya.

Karena terlahir dari keluarga miskin ia mendapat banyak perhatian dari keluarganya di Jawa timur.

“Hal yg sama jg sy peroleh dr keluarga besar Papua yg beragama nasrani saat Natal&Tahun Baru.”

Ia mengatakan sedari kecil ia diajari indahnya perdamaian dan kasih sayang yang diajarkan Islam dan kasih dari Kristen.

” Saya menyaksikan keindahan dr hidup di Indonesia d tengah2 keluarga kami&tdk pernah sekalipun sy menyatakan hal2 berbau ujaran kebencian&kecurigaan trhdp agama apapun,”

Sebagai pejabat publik, lanjutnya ia bertanggung jawab bekerja bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia pun memohon dukungan agar dapat bekerja secara amanah, objektif dan jujur.

” Mohon doa restunya&s
maafkan bila ada kekhilafan sy,”

Diketahui Billy merupakan salah satu staf khusus presiden dari kalangan millenial. Sebelumnya ia adalah pendiri yayasan Kitong Bisa yang bergerak untuk pendidikan dan sosial anak Papua. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *