‘Prank Effect’, Remaja di Gowa Tewas Tenggelam Dikira Becanda

‘Prank Effect’, Remaja di Gowa Tewas Tenggelam Dikira Becanda

Indar Jaya (15) tenggelam dan ditertawakan temannya dikira sedang becanda.

Remaja Asal Gowa Tewas Tenggelam Ditertawakan Teman, Efek Prank?

Konten.co.id – Seorang remaja tewas tenggelam di Sungai Pao Desa Pao Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (9/12/2019).

Diketahui remaja bernama Indar Jaya (15) tenggelam saat berenang di salahs atu sungai. Dari video yang beredar. Indar tenggelam disaksikan sejumlah temannya.

Ya Allah… 😢😢😢😢Sekelompok anak remaja bermain di air. Temannya Tenggelam Dikira BercandaAkhirnya meninggal duniaLokasi : kec.Tombolo , Kab.Gowa#noted mari ini jadikan pelajaran berharga . Apakah ini bagian dari dampak ramainya anak muda hingga tua yg lg demam hobby nge prank????Hjngga kejadian nyata dianggap bercanda?#indonesia_darurat_ngeprank#stop prank mulai skrg juga , dari diri sendiri.#yunirusmini fb

Posted by Yuni Rusmini on Monday, December 9, 2019

Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik terlihat lima orang menyaksikan Indar tenggelam. Tiga orang remaja perempuan dan dua orang anak laki-laki, dan satu lagi yang merekam video tersebut terdengar suara perempuan.

Penyebab tenggelamnya Indar masih belum diketahui. Awalnya rekannya menduga korban hanya bercanda.

Terlihat korban melambaikan tangan, kemudian tenggelam. Tak lama kembali muncul melambaikan tangan dan terulang kejadian serupa.

“Oee, jangan begitu tidak baik bercanda seperti itu. Tahannya, lamanya dibawah air. Kenapa lama sekali di dalam air,” kata salah seorang perempuan dalam video itu.

Rekannya kemudian curiga bahwa korban benar-benar tenggelam setelah lama tidak muncul. Dalam durasi waktu yang lama, air terlihat tenang dan korban tidak lagi nampak ke permukaan air.

“Tidak baik bercanda seperti itu. Ehh, biasa memang seperti itu kah?,” kata salah seorang yang menanyakan kepada rekan yang lainnya

Hal ini pun ditanggapi netizen. Banyak yang geram dengan kejadian ini.

“Brcnda liat tempat tu bkn tempat ny kita bercanda untuk hal hal yg gk sepatutnya tuk brcanda,” kata Kanjeng Ammi Yuniarti.

Sementara Indah Kade menilai kejadian ini terjadi karena banyak konten di sosial media tentang nge prank atau becandaan. Sehingga kawan Indah tidak ada yang peka.

“Ini salah satu efek dari banyaknya konten ngeprank jadi hilang kepekaannya, astagfirullah,”

Sementara itu Bhabinkamtibmas Tombolopao, Suherman membenarkan persitiwa tersebut. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah tenggelam ke dasar sungai dengan waktu yang cukup lama.

“Penyebab tenggelamnya Indar masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak Polsek, namun didapat informasi bahwa korban tidak tahu berenang,” kata Suherman. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan