Pelaku Penyiram Novel Baswedan Berbeda dengan Sketsa

Pelaku Penyiram Novel Baswedan Berbeda dengan Sketsa

Pelaku penyiram Novel Baswedan Berbeda dengan Sketsa Ditertawakan netizen.

Netizen Singgung Pelaku Penyiram Novel Baswedan Berbeda dengan Sketsa

Konten.co.id – Pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan terungkap. Dua pelakunya pun sudah tertangkap pihak kepolisian yakni RB dan RM

Namun hal ini justru disinggung oleh netizen. Akun @TanYoana mencuitkan kalau kasus Jiwasraya Rp 13,7 Triliun, tapi malah penyiram air keras Novel Baswedan yang ditangkap.

“Korupsi 13,7 T Di Jiwasraya.
Eh Yang Di Tangkap Penyiram Air Keras Ke Novel Baswedan”

Selain itu ia juga memposting sebuah foto pelaku penyiram air keras terhadap Novel Baswedan. Yang ternyata berbeda dengan Sketsa awal.

Hal ini pun ditanggapi netizen lain. “Sketsa sama asli gak ada mirip” nya …bagaikan
“Janji kampanye penguasa dgn realisasi nya”semuanya bo’ong” cuit @THapray.

“Ya ada perampokan di BUMN “JIWASRAYA ” guys. …..biar pada fokus sama kasus penyiraman NB, lama-lama lenyap kasus “JIWASRAYA ” ya kan bang @haribudiman22 ??? Masih pke rumus yg sama……..hahaha” cuit @setyobudiasmoro.

Sementara akun @blue_facez mencuitkan, “Sketsa awal dan akhir sama persis NGIBUL y. Berarti polisi2 saat ini sdh pd jd preman dong. Ati2 sm polisi 62 beda dikit Bs d siram air keras. Pd g sadar sbnr y cebong sedang bk borok polisi itu sendiri. Emg asli y ky gt”

Sebelumnya, Terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan berhasil dibekuk Polisi.

Hal tersebut dibenarkan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Benar pelaku penyiraman sudah diamankan. Ada dua orang yang sudah ditangkap,” kata dia, Jumat (27/12/2019).

Berdasarkan informasi dua orang tersangka merupakan Anggota Polri aktif.

Kasus ini terjadi pada 11 April 2017. Polisi butuh dua tahun untuk bisa mengungkap kasus ini.

Saat itu, penyidik KPK Novel Baswedan diteror dengan cara disiram air keras. Novel disiram usai menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kasus ini mulai ada titik terang setelah Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Kapolri mengintruksikan agar Polisi cepat mengungkap kasus yang menimpa Novel. (*)

Penulis : Ade Indra

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan