Lupakan Dolar, Negara Muslim Siap Transaksi Pakai Emas

Lupakan Dolar, Negara Muslim Siap Transaksi Pakai Emas

Dolar dijadikan senjata untuk menekan negara lain, Negara Muslim pun siap menggantikan dengan emas.

Negara Muslim Siap Jadikan Emas Pengganti Dolar untuk Transaksi Internasional

Konten.co.id – Baru-baru ini negara Muslim mempertimbangkan emas sebagai alat pembayaran Internasional.

Hal ini menyusul pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sengaja menggunakan dolar untuk menekan negara lain, termasuk pemberian sanksi.

Negara-negara yang akan menggunakan emas sebagai alat pembayaran Internasional antara lain Malaysia, Iran, dan Qatar.

Gagasan tersebut pertama kali diperdebatkan sekitar tiga dekade lalu pada puncak Krisis Keuangan Asia (AFC).

Gagasan tersebut juga telah disetujui dan akan dikaji oleh Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.

“Di Timur Jauh (Far East), jika anda ingin datang bersama, kita harus mulai dengan mata uang perdagangan bersama, bukan untuk digunakan secara lokal tetapi untuk tujuan penyelesaian perdagangan,” katanya.

“Mata uang yang kami usulkan harus didasarkan pada emas, karena emas jauh lebih stabil.”

Alasan lainnya, lanjut Mahathir Mohamad, dunia sedang dipenuhi dengan konflik di mana mata uang dimanipulasi.

“Situasi di dunia sedang tidak stabil. Kami melihat konflik di mana-mana. Ada konfrontasi antara Amerika dan China. Kami semua terpengaruh meskipun kami bukan bagian dari itu,” kata Mahathir.

“Perdagangan mata uang bukanlah sesuatu yang sehat karena ini bukan tentang kinerja negara tetapi tentang manipulasi.”

Sementara Presiden Iran Hassan Rouhani juga menginginkan dominasi dolar AS diakhiri dengan gagasan satu Cryptocurrency yang dapat digunakan antara negara-negara Muslim.

“Negara-negara Muslim dapat menciptakan mekanisme khusus untuk kerjasama perbankan dan keuangan dalam meminimalkan ketergantungan mereka pada AS,” kata Rouhani. (*)

Penuls : Ade Indra

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *