Konsep Ramah Lingkungan Sistem Kabata di Jepang

Konsep Ramah Lingkungan Sistem Kabata di Jepang

Jepang memiliki konsep tradisional dan sederhana untuk menjaga lingkungan agar tetap alami dengan sistem Kabata.

Indonesia Bisa Tiru, Konsep Ramahan Lingkungan Sistem Kabata di Jepang

Konten.co.id – Konsep menjaga lingkungan di Jepang ternyata masih dilakukan secara tradisional. Salah satunya sistem kabata.

Kabata merupakan sebuah ruangan yang dialiri air langsung dari sungai. Biasanya kabata akan terpisah dari ruangan utama suatu rumah.

Cara ini dilakukan oleh semua warga Jepang yang menggunakan air sungai untuk kebutuhan rumah tangga. Mereka memiliki kepedulian agar air di sungai tidak tercemar oleh limbah rumahtangga.

Rahasia dari Kabata ternyata sangat sederhana dan dapat dilakukan juga di Indonesia. Dalam setiap Kabata ternyata Ikan Mas yang selalu membersihkan sisa makanan dari limbah rumahtangga.

Sistem Kabata sampai saat ini masih lestari di Jepang khususnya di kalangan masyarakat Harie. Aliran air dari Sungai Biwa mereka manfaatkan untuk kebutuhan keluarga dan bercocok tanam.

Sehingga keseimbangan alam di Harie begitu terjaga. Ekosistem di sana pun masih terlihat sempurna. Bahkan, warga Harie bisa meminum langsung air dari aliran sungai Biwa.

Kabata merupakan rumah bagi ikan mas. Setiap ikan mas akan menjadi alat pembersih tradisional.

Ikan akan membersihkan sisa makanan dan sayuran. Dengan cara ini hubungan simbiosismutualis terjadi antara manusia dengan alam.

Jika Anda penasaran dengan sistem Kabata. Maka Anda bisa berkunjung ke Jepang tepatnya ke Harie.

Tempat itu kerap dijuluki warga Jepang dengan istilah desa air hidup. Di tempat itu, sebutan itu disematkan kepada desa Harie karena warganya cerdik mengelola air secara mandiri. (MHI)***

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *