Kisah Heroik Uha, si Manusia Gorong-Gorong dari Bandung

Kisah Heroik Uha, si Manusia Gorong-Gorong dari Bandung

Manusia Gorong-Gorong dari Bandung bernama Uha dan mendapat simpati netizen.

Viral di Medsos, Ini Sosok Manusia Gorong-Gorong dari Bandung

Konten.co.id – Jagat Twitter dihebohkan dengan sebuah video viral yang beredar di media sosial. Pada video viral tersebut, seorang pria tampak nekat menyelam ke saluran drainase atau gorong-gorong yang keruh.

“Sebagian sibuk dengan Anggaran dan sebagian lagi ada orang yang peduli dgn lingkungan nya. @WagimanDeep @aniesbaswedan @ridwankamil @OdedMD @4Y4NKZ @RizmaWidiono @WR_4AG226 @elHurryKoRn” cuit @tandanVradio.

Hal ini pun disambut respon netizen. Banyak warganet yang simpati dengan bapak tersebut. “Subhanallah… Semoga Allah selalu melindungi dan memberikan rezeki kpd bapak tersebut. Aamiin”

Akun @MarS27715929 mencuitkan, “wah….jika gue jadi ketua rt disitu,tak kumpulin tuh duitnya warga buat puding sibpk,habis kerjaan seperti ini pasti 1 diantara seribu org yg mau melakukannya.”

Sementara akun @sam_15metal mencuitkan, “Hebat ini bapak, salut. Bisa membuka sumbatan pada gorong2 dengan menyelam spt itu. Pekerjaan yg sulit dan beresiko.”

Lalu siapakah sosok bapak manusia yang begitu heroik membersihkan gorong-gorong tersebut?

Dia adalah Uha (42), warga Jalan H Syahroni, Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung,

Dilansir Kompas.com, Uha menjelaskan, kejadian tersebut direkam pada Selasa (24/12/2019) lalu. Pada saat itu, air berwarna abu-abu kehitaman meluap dari dalam gorong-gorong dengan lebar 60×60 sentimeter di perempatan Jalan H Syahroni.

“Kasihan orang-orang yang mau ke masjid, jijik nginjek airnya,” kata Uha

Uha sendiri ternyata sudah menjadi langganan warga untuk membersihkan gorong-gorong ketika terjadi luapan.

Setelah mendapatkan izin dari pejabat kewilayahan setempat, tanpa pikir panjang Uha langsung masuk ke gorong yang dipenuhi air berwarna abu-abu kehitaman.

“Ah, saya mah udah biasa, langsung aja masuk cuma pakai kolor,” ucap Uha.

Seperti sudah tahu penyebab masalah yang menyebabkan air di dalam gorong-gorong meluap, air langsung surut ketika Uha ‘berendam’ ke dalam gorong-gorong tersebut.

“Sampai di dalam ada pembalut, plastik, kayu-kayu. Sama saya diambil dapat setengah plastik besar pasir sama lumpur dapat satu karung. Sampah yang paling banyak itu pembalut, pampers, plastik, dan kayu-kayu kecil,” tuturnya.

Uha yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini mengaku tidak pernah jijik masuk ke gorong-gorong yang dipenuhi air kotor dan sering berbau tidak sedap. “Ah enggak (jijik), anggap saja masuk kolam renang. Saya sudah sering bolak-balik masuk ke gorong-gorong kalau lagi meluap. Kalau dihitung sudah 20 tahun sejak gorong-gorong ini ada,” akunya. (*)

Penulis : Ade Indra

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Video

Berita pilihan