Jiwasraya Belum Kembalikan Uang Nasabah, Netizen Seret Bumiputera

Jiwasraya Belum Kembalikan Uang Nasabah, Netizen Seret Bumiputera

Netizen ikut seret Bumiputrea karena ikut tak mengembalikan polis asuransi nasabah bahkan ada yang sampai 2 tahun.

Belum Kembalikan Uang Nasabah, Bumiputera Ikut Terseret Kasus Jiwasraya

Konten.co.id – Kasus asuransi Jiwasraya yang tak mampu membayar polis asuransi nasabah sebesar Rp 16 Triliun menjadi masalah besar.

Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang juga Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade mengaku akan memanggil menteri BUMN Erick Tohir dan perwakilan Jiwasraya untuk menyelesaikan masalah ini.

“Uang Nasabah sebesar 16 Triliun sampai sekarang belum dibayarkan oleh @jiwasraya. Ini skandal besar, lebih besar dr Century. Komisi 6 @DPR_RI akan membongkar Skandal besar ini. Kami akan segera memanggil Menteri @KemenBUMN pak @erickthohir dan Direksi @Jiwasraya, “ cuit pria yang juga menjabat sebagai wasekjen Partai Gerindra ini.

Ia ingin agar keduanya bisa memberikan kepastian terkait penanganan tunggakan pembayaran polis asuransi sebesar Rp 16 Triliun.

Akibat tunggakan polis asuransi yang tak kunjung dibayarkan oleh perusahaan berplat merah tersebut membuat banyak nasabah kecewa.

Pasalnya, tunggakan tersebut sudah setahun lebih belum dibayarkan. Oleh sebab itu, Andre ingin agar pemerintah segera memberi kepastian pada para nasabah yang telah dikecewakan.

Hal ini pun sontak mendapat respon warganet. Alih-alih geram, netizen justru menyeret nama perusahaan asuransi Bumiputera.

Akun @Ninnocyber misalnya. Ia meminta agar Bumiputrea menyelesaikan klaim nasabah yang sudah dijanjikan hingga 2 tahun.

“Sepertinya termasuk @ajb_bumiputera @hrd_bumiputera mohon pantauannya Pak sudah sejauh mana penyelesaiannya. Krn pencairan klaim nasabah dijanjikan sampai 2 tahun ( 24 bulan ). Terima kasih”

Hal senada dicuitkan @ setiawandenny53, “Betul, termasuk punya adik saya, asuransi pendidikan yg seharusnya sudah bisa cair, diundur undur terus, mohon dikawal Pak
@andre_rosiade,”

Sementara akun @ makinuddin15 mencuitkan, “usut tuntas, bang. Termasuk Bumiputera sekalian. kami sudah hampir setahun klaim tdk belum cair juga..”

Diketahui asuransi Jiwasraya harus membayar polis dan pokok yang sudah jatuh tempo dengan total kewajiban yang harus dipenuhi perusahaan hingga mencapai Rp 16,3 triliun.

Perusahaan asuransi pelat merah tersebut terbelit persoalan keuangan yang belum juga usai. Jumlah aset Jiwasraya pada kuartal III-2019 hanya Rp 25,6 triliun, sementara utangnya Rp 49,6 triliun. Artinya, total ekuitas atau selisih aset dan kewajiban Jiwasraya minus Rp 23,92 triliun.

Bisnis perusahaan ini tak bisa lagi menopang kerugian yang menyentuh angka Rp 13,74 triliun per September 2019. Sebab, premi yang dikumpulkan Jiwasaraya tergerus habis-habisan untuk pembayaran bunga jatuh tempo serta pokok polis nasabah. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *