Boxing Day : Jarak Jauh Bukan Urusan Demi Jaga Tradisi

Boxing Day : Jarak Jauh Bukan Urusan Demi Jaga Tradisi

Pagelaran sepak bola pada momen Boxing Day di Inggris bukan tanpa masalah. Salah satu contoh adalah persoalan jarak dan cuaca. Bertanding dengan tensi tinggi di tengah udara musim dingin tentu membutuhkan daya tahan tubuh luar biasa.

Boxing Day Liga Inggris : Jarak Jauh Bukan Urusan Demi Jaga Tradisi dan Sejarah

Konten.co.id – Sejarah menuliskan bahwa istilah Boxing Day hanya ada dan mulai populer sekitar abad ke-9, yaitu saat Britania masih dalam kuasa Ratu Victoria (1837-1901).

Perayaan itu pada mulanya dibuat untuk mengapresiasi kepada masyarakat kasta rendah yang selama setahun penuh melayani tuannya, bahkan melayani saat Natal.

Apresiasi tersebut berwujud box atau kotak yang berisi hadiah plus jatah libur sehari setalah Natal, 26 Desember. Seiring berkembangnya jaman, pemberian kotak-kotak hadiah itulah yang menjadi cikal bakal istilah Boxing Day.

Boxing Day juga sebagai hari menyenangkan setelah Natal, karena hari itu adalah hari membuka kado-kado hadiah yang diberikan ketika Natal.

Namun seiring perkembangannya, Boxing Day yang seharusnya menjadi hari libur bersama keluarga dengan membuka banyak kado, justru hari tersebut dijadikan sebagai hari yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat Inggris dan masyarakat di berbagai negara lainnya.

Di Inggris misalnya, kompetisi Liga Inggris termasuk Premier League yang justru masih digelar saat seharusnya orang-orang menikmati hangatnya Natal bersama keluarga. Pertandingan pada 26 Desember itu diberi kesan spesial berbalut momen Boxing Day.

Sepak Bola di Momen Boxing Day

26 Desember 1860, digelar pertandingan pertama Liga Inggris yaitu derby antara Sheffield FC versus Hallam FC. Dikutip dari buku “Firsts, Lasts, & Only of Football yang ditulis oleh Paul Donnelley (2010)

Kala itu, FA selaku federasi sepakbola Inggris, sengaja menggelar laga sekota dalam suasana Natal agar warga tidak liburan jauh-jauh dan cukup pergi ke stadion bersama-sama seluruh anggota keluarga untuk menikmati pertandingan klub kebanggaan mereka.

Ide tersebut ternyata membuahkan hasil. Sekarang, Boxing Day dalam ranah sepak bola Liga Inggris berhasil menjadi satu hiburan yang ditunggu-tunggu masyarakat Britania saat Natal. Bahkan sampai dengan perkembangannya Boxing Day tidak hanya menampilkan Derby melainkan menampilkan dua klub yang berjarak tidak terlalu jauh.

Pada mulanya pertandingan pada 26 Desember diatur sedemikian rupa agar melibatkan tim yang berdekatan, namun kini aturan itu tidak berlaku dan bahkan sempat diprotes oleh berbagai kalangan.

Misalnya Boxing Day Boxing Day Leicester City menjamu Manchester United. Jarak antara kedua kota klub itu mencapai 190 km. Juga laga Liverpool vs Newcastle United. Untuk menuju Anfield, Skuad New Castle harus menempuh perjalanan dengan jarak yang jauh, 283 km.

Penulis : Sidqi Al Ghifari

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *