Bela Mesut Ozil, Tagar #WeAreWithYouOzil Trending di Medsos

Bela Mesut Ozil, Tagar #WeAreWithYouOzil Trending di Medsos

Tagar #WeAreWithYouOzil sebagai bentuk dukungan kepada Mesut Ozil.

Tagar #WeAreWithYouOzil Trending di Twitter Karena Netizen Membela Mesut Ozil

Konten.co.id – Tindakan kepedulian gelandang Arsenal dan Timnas Jerman Mesut Ozil kepada muslim Uyghur berakhir pahit.

Ia disomasi pemerintah China. Dari mulai dikekang hingga dihapus dari game Pro Evolutions Soccer (PES) 2020 dan FIFA 2020 di China.

Hal ini pun mengundang reaksi netizen untuk Trendingkan tagar #WeAreWithYouOzil. Sudah ada ribuan cuitan menggunakan tagar ini.

Tagar ini sendiri bentuk reaksi netizen yang geram dengan kelakuan pemerintah China yang terus mendiskriminasi Ozil karena dianggap menghina China terkait muslim Uyghur.

“Mesut Ozil, a star football player has recently released a statement criticizing and raising awareness about the chinese massacres in Uighur and their genocide against muslims. china is now deleting any trace of his existence off their web and computer games. #WeAreWithYouOzil (Mesut Ozil, seorang pemain bintang sepak bola baru-baru ini mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengkritik dan meningkatkan kesadaran tentang pembantaian orang-orang China di Uighur dan genosida mereka terhadap kaum Muslim. China sekarang menghapus jejak keberadaannya dari permainan web dan komputer mereka)” cuit @sadpooI_

” Jika Anda tidak dapat mencegah Penganiayaan, Jadikan hal itu diketahui publik. Seperti yang dilakukan MUHAMMAD ALI berpuluh-puluh tahun yang lalu”

Diketahui sebelumnya gelandang Arsenal Mesut Ozil mengunggah pernyataan di Instagram yang berisi dukungan kepada etnis minoritas Uyghur yang terletak di Daerah Otonomi Xinjiang, China.

Dalam pernyataan tersebut, Ozil juga menyebut etnis Uighur sebagai “East Turkistan”.

View this post on Instagram

#HayırlıCumalarDoğuTürkistan 🤲🏻

A post shared by Mesut Özil (@m10_official) on

Tak lama setelah itu, pemerintah China merasa Ozil menyakiti perasaan warga China.

Berbagai reaksi pun muncul. NetEase mengumumkan akun media sosial China-nya yang telah diverifikasi.

Komentar Ozil telah “melukai perasaan para penggemar Tiongkok dan melanggar semangat cinta dan kedamaian olahraga”.

“Kami tidak mengerti, menerima atau memaafkan komentar ini.”

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mendukung Ozil dalam masalahnya dengan China. Pompeo mengatakan: “Gerai propaganda Partai Komunis China dapat menyensor pertandingan Mesut Ozil dan Arsenal sepanjang musim, tetapi kebenaran akan menang.

“PKC tidak bisa menyembunyikan pelanggaran HAM berat yang dilakukan terhadap warga Uighur dan agama lain dari dunia.”

Sementara Klub Bundesliga Jerman FC Cologne menarik diri dari akademi sepakbola di China. Seorang pejabat senior mengatakan “hak asasi manusia sangat tidak dihargai” di negara itu.

Cologne telah dijadwalkan untuk menjalankan sekolah untuk pemain sepak bola muda di Shenyang, timur laut China, untuk 1,8 juta euro ($ 2,0 juta). (*)

Penulis : Ade Indra

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *