5 Tips Sehat Sederhana untuk 2020, Agar Resolusi Tak Hanya Wacana

5 Tips Sehat Sederhana untuk 2020, Agar Resolusi Tak Hanya Wacana

Cara sederhana ini ternyata mampu membantu hidup sehat hanya melakukan hal-hal yang sederhana dan ringan.

Biar Tak Hanya Jadi Wacana, Berikut Tips Sehat Sederhana untuk 2020

Konten.co.id – Menjelang tahun baru, berbagai resolusi dibuat untuk menjalani satu tahun kedepan dengan lebih baik, tak jarang setiap orang pasti menuliskan resolusinya masing-masing, termasuk resolusi kesehatan.

Riset dari Statistic Brain menemukan fakta bahwa menjadi sehat adalah satu dari 5 resolusi tahun baru paling populer yang dibuat setiap tahun. Tapi kadang niat tidak sesuai dengan kenyataan, banyak orang yang gagal untuk konsisten melakukan hal baik, biasanya mereka gagal di minggu pertama.

Kesehatan memang mahal harganya. Namun, ada cara yang murah dan mudah segaligus sederhana untuk menjaga kesehatan.

Berikut 5 cara menjaga kesehatan sederhana yang mudah anda terapkan :

1. Menyikat Gigi

Pendiri Citytooth, Tripti Meysman seorang praktisi kedokteran gigi di AS, mengatakan bahwa mulut yang sehat sangat berdampak pada kondisi kesehatan paru-paru.

“Bila ada bakteri di mulut, bakteri akan terhirup ke dalam sistem pernapasan Anda,” ucapnya.

Hal itulah yang beresiko terjadi peradangan di paru-paru dan trakea, serta meningkatkan kemungkinan tertular infeksi pernafasan seperti pneumonia.

Membersihkan mulut mampu mencegah penyakit pada gusi, pergi ke dokter gigi setahun sekali adalah cara terbaik mengetahui kondisi dan menjaga kesehatan gigi.

Dengan menyikat gigi sehari dua kali mampu menghilangkan plak dan kotoran yang menempel pada gigi.

2. Olahraga

Seorang bedah ortopedi di SouthRegional Medical Center di Mississippi,
William Morrison, mengatakan bahwa tidak aktif berolahraga akan menimbulkan sakit pada punggung.

“Biasanya, orang disuruh tidur dan beristirahat semaksimal mungkin jika punggung mereka sakit. Tapi, sekarang kita tahu bahwa hal itu bisa memperburuk keadaan,” ucapnya.

Olahraga mampu memperkuat otot inti, mengurangi tekanan dari punggung bawah, juga membangun otot punggung sehingga bisa menopang tulang belakang dengan lebih baik.

3. Buang Air Besar Secara Rutin

Dengan rutin buang air besar ternyata penting untuk mengatur fungsi usus. Satish Rao seorang direktur The Digestive Health Center dari Augusta University mengatakan bahwa ini memang harus dilakukan terutama setelah bangun tidur.

“Usus besar harus dipancing untuk mengosongkan dirinya saat pertama kali bangun tidur. Tapi, Anda juga bisa melakukan ini sekitar satu jam usai sarapan,” ucapnya.

Ia menyarankan satu trik bernama visualisasi untuk melancarkan pencernaan ini. Caranya, cukup membayangkan bahwa Anda memiliki perasaan lega dimana semua ‘kotoran’ tersebut telah terbuang setiap paginya.

Cara tersebut akan membuat otot sphincter rileks. Otot spinchter ini merupakan cincin otot yang mengelilingi dan berfungsi untuk menjaga atau menutup anus.

4. Membaca Buku

seorang profesor epidemiologi di Yale School of Public Health, Becca Levy mengatakan

“Saat membaca buku, Anda memiliki lebih banyak keterlibatan kognitif dan efek tersebut akan terus mengalir,” ucapnya.

Seseorang akan cenderung bisa menghilangkan stres dan mengurangi jumlah hormon stres kortisol ketika membaca buku.

Dengan menurunnya hormon kortisol turut menurunkan tekanan darah. Dengan catatan bahwa tidak semua buku memiliki efek ini, membaca majalah dan surat kabar tidak termasuk, karena waktu membacanya cenderung singkat.

“Membaca buku fiksi atau non fiksi yang dicetak dan lewat internet akan membuat otak Anda lebih rileks dan efektif,” papar Levy.

5. Biarkan Bosan Datang, Untuk Mendapatkan Energi Kembali

Rutinitas kerja yang padat seringkali membuat kita merasa bosan. Tapi, Barbara Fredrickson, Ph.D., profesor psikologi dari University of North Carolina di AS, mengatakan bahwa rasa bosan hanyalah momen sementara yang dapat membantu menurunkan stres.

Justru dengan adanya rasa bosan ini, kita bisa mencoba untuk beristirahat sementara di tengah padatnya hari dan menyegarkan kembali energi kita. Rasa bosan seringkali menjadi pertanda bahwa kita bukanlah orang yang mampu mengerjakan sesuatu dengan banyak sekaligus.

Multitasking berhubungan dengan peningkatan kortisol dan adrenalin yang dapat merangsang kerja otak secara berlebihan. “Biasanya, kita selalu mengalahkan rasa bosan ini dengan segala cara. Tapi, jika kita coba berdamai dengan kebosanan tersebut dan melihatnya sebagai hal yang positif, ini akan memberi kita kesempatan untuk beristirahat,” papar Barbara.

Penulis : Sidqi Al Ghifari

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *