Syukuri Nikmat Sosial, Ustadz Das’ad Latif Ajak Polisi Tolak Suap

Syukuri Nikmat Sosial, Ustadz Das’ad Latif Ajak Polisi Tolak Suap

Ustadz Das’ad Latif ajak polisi tidak minta-minta uang atau suap dari pejabat.

Ustadz Das’ad Latif Ajak Polisi Syukuri Nikmat Sosial dengan Tolak Suap

Konten.co.id – Banyaknya polisi yang mau menerima suap dari banyak orang. Terutama oknum pejabat membuat banyak pihak geram.

Tak terkecuali ulama kondang Ustadz Das’ad Latif. Dalam ceramahnya beberapa waktu lalu ia meminta agar polisi jangan merasa miskin. Karena polisi punya nikmat yang tak bisa dirasakan warga sipil.

“Jangan merasa miskin pak polisi, jangan. Bapak semua orang kaya. Ada nikmat yang bapak miliki yang kami masyarakat sipil tidak kami miliki,” katanya seperti dilihat Konten.co.id dari video yang beredar di akun twitter @rectoversa.

Nikmat yang ia maksud adalah nikmat sosial.

“Saya tanya, apa bapak boleh pakai baju seperti saya? Boleh, Bapak boleh gak pakai songkok seperti saya? Boleh malah makin dicintai rakyat. Bapak boleh gak pakai sorban? Boleh,” ucapnya.

Ia pun membandingkan apakah seorang ustadz Das’ad Latif boleh pakai baju polisi, ia pun becanda dengan mengataka akan danggap polisi gadunga.

“tapi boleh Das’ad Latif pakai bajunya kapolres? Boleh gak? Pakai ditangkap kau ustad polisi gadungan,” terangnya.

Hal Itulah yang patut disyukuri dari baju coklat polisi. Untuk itu ia mengajak agar polisi tidak menghina baju coklatnya dengan minta uang dijalan atau mengambil suap.

“Jangan kau hina baju coklatmu dengan minta-minta uang dijalan, gak selevel itu,” katanya.

“Kau bilang sama orang kaya “kau memang lebih kaya dari saya tapi kau melanggar hukum saya penjara kamu! Gitu dong,” tegasnya.

Ia mengatakan jika seorang penyidik adalah orang paling pintar sedunia. Namun harus memiliki integritas agar dihargai.

“Bapak kalau jadi penyidik biar bapak tamatan SMA tapi penyidik, biar profesor didepanmu tidak bisa jalan akalnya, gak ada orang hebat didepan penyidik. Tapi kalau bapak punya integritas,” tukasnya.

Ia pun meminta maaf dan minta agar polisi tidak marah. “Siapa suruh kau undang saya,” candanya.

Hal ini pun mendapat respon netizen. “Mantul pa ustad,,,,, Ut masa yg akan dtang dlm pnrimaan polisi baru di Indnsia sbnyak25% diambil dr santri2 lulusan pdk psntren agar polisi mmliki sifat yg trpuji,klkuan yg baik,jiwa pmbrani dlm tgsnya ut mmbela yg bnar &mngkritik yg tak baik sprti kbrnian ustad yg cramah ini,”cuit @Irfan68822930.

“Bagaimanapun…. Polisi adalah pengayom masyarakat…. Polisi…. Pasti baik….. Cuman wercoknya yg jd hama,” cuit @WalangKekek11.

Sedangkan akun @AlSubahri mencuitkan, “Betul.. setuju ustad… semuga polisi2 +62 tidak seperti waktu di pimpin tito,”

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *