Setelah Diperkosa, Gadis 12 Tahun Didiagnosa Kanker Rektum

Setelah Diperkosa, Gadis 12 Tahun Didiagnosa Kanker Rektum

Korban kini menjalani perawatan dan membutuhkan bantuan dan membutuhkan keadilan.

Gadis 12 Tahun didiagnosa Kanker Stadium 4, Pelaku Pemerkosa Belum Ditangkap

Konten.co.id – Sangat pilu tragedi yang menimpa gadis berumur 12 tahun bernama Tiara, warga asal Air Pacah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Ia menjadi korban pemerkosaan pada pertengahan tahun 2018 lalu, dan setelah kejadian itu ia didiagnosa Kanker Rektum stadium 4. Sampai hari ini pun pelaku belum ditemukan keberadaannya.

Setelah korban mengalami pemerkosaan, korban diancam oleh pelaku, hal itulah yang membuat korban ketakutan dan tidak menceritakan kejadian pilu itu. Hingga bulan Maret 2019 korban mengalami pendarahan, orangtua korban mengira hal itu adalah datang bulan.

Pemilik akun Twitter @alyanp_ yang menjadi informan atas kejadian yang menimpa pelaku menceritakan dalam kultweetnya kondisi Tiara.

“awalnya hanya di bawa ke bidan kenalannya,setelah tau tiara Di cabuli akhirnya pada juni 2019 di opname di RS m djamil selama 25 hari. Dari hasil pemeriksaan tiara Terdiagnosa kanker rectum stadium 4 dan anus tiara luka lalu membengkak,” Cuit akun @alynp_

Alya menceritakan setelah diketahui korban mengidap kanker, kondisi korban semakin kritis dan sempat mengalami koma.

“…membusuk sehingga mengeluarkan darah busuk dan (maaf) sperma pelaku tertinggal menyumbat di bagian anus. Tiara sempat mengalami koma dan tidak sadarkan diri. Rangkaian pengobatan, sinar, kemoterapi pun sudah di lakukan,dan pembuatan lobang anus di perut tiara sudah dilakukan,” Ungkap Alya.

Orangtua korban bekerja sebagai buruh dengan penghasilan kecil yg tak menentu, dan mengalami kesulitan untuk terus menjalani pengobatan, karena pengobatan Tiara bukanlah pengobatan jangka pendek, melainkan jangka panjang, dan biaya yang di butuhkan sedikit.

Alya mengatakan Pedofilia jangan dibiarkan bebas dan pelaku diharapkannya segera ditangkap.

“Pedofilia jangan dibiarkan merajalela dan dibiarkan bebas begitu saja, segera tangkap pelaku karna membahayakan anak-anak kita. STOP PEDOFIL, STOP KEKERASAN KEPADA ANAK, STOP PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DAN WANITA!!,” cuitnya.

Kini, keluarga korban hanya bisa mengharapkan uluran tangan para dermawan, supaya anak tersayangnya dapat kembali sembuh seperti sediakala. Dengan turut berpartisipasi membantu TR melawan kankernya dengan berdonasi di Kitabisa.com.

Penulis : Sidqi Al Ghifari

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *