Ratusan Biota Mati Mendadak di Teluk Sepang Bengkulu

Ratusan Biota Mati Mendadak di Teluk Sepang Bengkulu

Ratusan ikan itu mati terdampar di tepi Pantai Teluk Sepang, berjarak 50 hingga 100 meter dari mulut saluran limbah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara Teluk Sepang.

Biota Laut ditemukan Mati, Warga Menduga Penyebabnya Limbah PLTU

Konten.co.id – Warga Teluk Sepang, digegerkan dengan fenomena terdamparnya ratusan ikan serta berbagai jenis biota laut lainnya di pantai tersebut. Peristiwa ini terjadi dalam dua pekan terakhir di dekat PLTU Teluk Sepang Kota Bengkulu.

Belum diketahui penyebab kematian berbagai biota laut itu namun ketua Kanopi Hijau Indonesia, Ali Akbar menjelaskan, terdapat fenomena kematian penyu dalam waktu hampir bersamaan dengan proses uji coba PLTU Batu Bara Teluk Sepang.

“Pada saat uji coba tersebut, dibuang air pencucian boiler dengan bau yang menyengat langsung ke laut. Kami yang melakukan pengecekan pembuangan itu merasa pusing dan mual akibat tidak kuat mencium bau menyengat tersebut. Jika dilihat dari tren and change-nya, ada kemungkinan kematian ini disebabkan oleh pembuangan limbah PLTU yang berbau sangat menyengat tersebut,” pungkas Ali Akbar melansir dari Kompas.

Ada pun macam ikan yang mati jenis lida-lida, beranak, dan sarden. Peristiwa ini pun banyak menuai kecaman dari warganet di Twitter. Akun @Dandhy_Laksono mengunggah kiriman foto dan video kondisi ikan dan penyu yang terdampar tersebut.

“Belakangan warga sekitar PLTU Teluk Sepang (Bengkulu) dikejutkan dengan kematian penyu dan ikan-ikan dasar. Santo (foto 2) mengaku baru kali ini mendapati ikan mati, meski tak tahu apakah aman dikonsumsi. Warga kini tengah menggugat Izin Lingkungan perusahaan asal Cina ini.” Cuit Dandhy

Kiriman Dandhy itu diretweet lebih dari 1,8 ribu dan disukai 1,7 ribu. Berbagai komentar pun banyak dilontarkan nitizen pada kirimannya.
Seperti yang dicuitkan akun @HerlambangDES, ia menduga adanya pencemaran panas dari PLTU.

“Dugaan saya penyebabnya adalah pencemaran panas dari PLTU bang. Pembangkit listrik butuh air dari laut untuk mendinginkan mesin dan hasil buangannya adalah air yg suhunya lebih tinggi.” Cuit Herlambang.

Nitizen lain berkomentar bahwa belum ada perhatian khusus dari pemerintah setempat atas banyaknya temuan biota laut yang mati. Hal itu dicuitkan oleh @SugiantoAsril
“Saya warga bengkulu bang, memang benar ada beberapa teman yang melihat bangkai penyu, tapi belum ada perhatian khusus dari pihak terkait untuk meneliti penyebab kematian tersebut…” Cuitnya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi dari pengelola PLTU batu bara atas banyaknya penyu biota lain yang mati di lokasi tersebut.

Penulis : Sidqi Al Ghifari

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *