Klarifikasi Agnez Mo Tentang Dirinya Tak Berdarah Indonesia

Klarifikasi Agnez Mo Tentang Dirinya Tak Berdarah Indonesia

Agnez Mo sebut hidup di negara dengan banyak budaya.

Wawancara Kontroversial Dengan Media Luar Negeri, Ini Klarifikasi Dari Agnez Mo

Konten.co.id – Penyanyi Agnez Mo memberikan klarifikasi terkait pernyataannya bahwa ia tidak memiliki darah Indonesia.

Dalam akun Instagramnya, Agnez mengaku bahwa sejak lahir dirinya sudah berada di tengah budaya yang berbeda-beda.

Agnez menyatakan bahwa dirinya memperjuangkan perbedaan budaya yang ada.

“Saya tumbuh dalam budaya yang begitu beragam. Inklusivitas budaya adalah apa yang saya perjuangkan, Bhinneka Tunggal Ika berarti bersatu dalam perbedaan,” tulis Agnez.

Pernyataan ini menanggapi viralnya cuplikan video wawancaranya dengan Kevan Kenney dari Youtube Build Series. Pada video itu ia menyatakan tidak memiliki darah Indonesia tapi berdarah Jerman, Jepang, dan Cina.

“Karena saya sesungguhnya tidak memiliki darah Indonesia. Saya mempunyai darah Jerman, Jepang, dan Cina, saya lahir di Indonesia,” ujarnya.

Pernyataan ini menyulut emosi netizen. Netizen dengan akun twitter @lyndaibrahim mengaku geram.

Hal ini karena banyak orang keturunan Cina yang justru mati-matian meyakinkan diri bahwa mereka juga Indonesia, Agnez Mo malah malu mengakui dirinya Indonesia.

“Di saat temen2 Tionghoa gw hrs mati2an meyakinkan mayoritas bhw mereka pun orang Indonesia, malah figur sebesar Agnez Mo menafikan keindonesiaannya,” cuitnya.

Ia pun menilai kalau ucapan Agnez merugikan kaum Tionghoa di Indonesia. “Her PR is doing a HORRIBLE job in coaching her on how to talk to media. Agnez, you did a disservice to your fellow Tionghoa (PR-nya membimbingnya tentang cara berbicara dengan media. Agnez, Anda merugikan orang Tionghoa),” cuitnya lagi.

Sementara Budayawan Indonesia, Sujiwo Tejo dalam cuitannya menyatakan tentang komentar soal nasionalisme seharusnya tidak dilempar pada artis, namun sepatutnya komentar itu dilempar pada seniman.

“Heuheu, lagi ngebully artis ya?
Tentang nasionalisme, kalau mau nge-bully itu ke seniman, Cuk. Jangan ke artis. Di Indonesia seniman & artis beda. Seniman banyak baca buku & kehidupan. Artis tidak dan glamor. Seniman berkarya nurutin hatinya. Artis berkarya nurutin selera pasar,” Cuit Sujiwo Tejo.

Sementara pegiat media sosial Denny Siregar lewat akun twitternya meminta kita agar tidak marah kalau Agnez bilang kalau bukan berdarah Indonesia.

Karena para kadrun yang merasa lebih arab dari orang Arab.

“Gak usah marah kalau @agnezmo bilang kalau dia bukan berdarah Indonesia.. Para kadrun juga merasa lebih arab dari orang arab, bukan Indonesia.. Sama aja, cuman beda negara,”

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *