Kisah Pengasingan Pangeran Paribatra Sukhumbandhu di Bandung

Kisah Pengasingan Pangeran Paribatra Sukhumbandhu di Bandung

Pangeran Paribatra Sukhumbandhu dari Siam diasingkan di Bandung dan menciptakan banyak lagu.

Pangeran Paribatra Sukhumbandhu Diasingkan di Bandung, Ini Kisahnya

Konten.co.id – Pengasingan bukan hanya terjadi kepada pejuang di Indonesia. Tapi juga di luar negeri.

Seperti pengasingan Paribatra Sukhumbandhu, seorang pangeran dari negeri Siam atau yang kini disebut Thailand.

Paribatra diasingkan ke Bandung menyusul kudeta militer 1932. Putra raja Chulalongkorn ini terus berada di Bandung hingga meninggal dunia 12 tahun kemudian.

Diketahui Chulalongkorn gemar mengirim anaknya ke Eropa. Paribatra tak terkecuali.

Ia mengenyam sekolah militer di Prussia. Sebelum dibuang, jabatannya setingkat menteri dalam negeri.

Tak heran, demi menjaga gengsi, Paribatra kerap menyamarkan pengasingan ke Jawa ini sebagai masa pensiun.

Di Bandung sendiri Paribatra mulanya dianggap cuma jalan-jalan. Khalayak baru mulai paham ia dibuang setelah muncul berita izin pembinaan rumahnya pada Agustus 1933.

Ia menempati tanah seluas 1,3 hektar di sudut Nijlanweg dan Van Galenweg, yang kini menjadi jalan Cipaganti dan Lamping Bandung

Selama di Bandung, Paribatra banyak berpesiar. Bertemu pembesar dan raja. Bahkan, Paku Buwono X sekali datang ke kediamannya pada 1936.

Seiring waktu, Bandung sudah ia anggap rumah. Sebuah area kuburan pribadi bahkan telah ia siapkan di Lembangweg.

Selain jalan-jalan, di Bandung Paribatra suka berkebun dan bermusik. Bahkan ia bisa disebut pionir komposer musik tradisional Siam yang memakai notasi ala Eropa.

Total karyanya ada 70 lagu. Dimana sebagian besar tak pernah dimainkan hingga kini. Sebab dianggap keramat.

Paribatra wafat awal 1944. Namun Jepang tak beri izin pengebumian di kuburan pribadi. Ia pun dikubur di kerkhof umum. Diduga ia dikubur di Kebon Jahe yang kelak digusur menjadi GOR Padjadjaran.

Selang empat tahun jasadnya dijemput putranya Chumbot dan dibawa pulang ke Siam. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *