Kendala Biaya, Gadis Cerdas Asal Purwakarta Terancam Gagal Kuliah di Tunisia

Kendala Biaya, Gadis Cerdas Asal Purwakarta Terancam Gagal Kuliah di Tunisia

Tak ada biaya buat Nata Sutisna gadis berprestasi dari Purwakarta terancam tidak bisa kuliah di Tunisia.

Tak Ada Biaya Buat Gadis Cerdas Asal Purwakarta Terancam Gagal Kuliah di Tunisia

Konten.co.id – Nata Sutisna, gadis cerdas dan berprestasi asal Purwakarta, Jawa Barat terancam gagal mendapatkan beasiswa dari Perguruan Tinggi Tunisia Institut Superieur de le Civilisation Islamique de Tunis jurusan Fikih dan Ushul Fikih.

Hal ini karena ia tidak memiliki biaya. Padahal dia hanya mengajukan biaya tiket berangkat pesawat dari Jakarta ke Tunisia.

Namun, perjuangannya kandas oleh penolakan dari Pemda Purwakarta dengan alasan tidak ada anggarannya.

Pada awalnya Ia ditolak bertemu dengan Bupati Purwakarta. Perjuangannya pun ditolak oleh para pejabat Dinas pendidikan (Disdik) Purwakarta karena tidak ada biaya.

Beberapa hari kemudian, dia bertolak ke Bandung ke kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tapi mereka tidak ada program untuk pemberian bantuan ini. Ia pun menlanjutkan perjalanan untuk bertemu dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Nata pun menyampaikan bahwa program beasiswa di Pemprov Jabar sudah tutup sejak agustus dan beasiswa ke luar negeri itu sudah ada sejak era Gubernur Ahmad Heryawan dan tidak diteruskan di era Ridwan Kamil.

Nata sendiri adalah calon mahasiswa yang diumumkan oleh KBRI Tunisia pada tanggal 22 Oktober 2019 lewat akun Instagram resmi KBRI Tunisia.

Nata adalah seorang anak tidak mampu asal Desa selaawi, Kampung Parapatan, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.

Orang tua Nata bernama Adang dan Ai Salimah hanya penjual Nasi.

Mereka tidak mengenyam bangku sekolah, namun memiliki cita-cita tinggi untuk anak sekolah di luar negeri.

Wanita berusia 18 tahun ini lulusan Pesantren Sukahideung, Tasikmalaya dan saat ini Pesantren di Pondok Pesantren Al-Kautsar Cipaku Cianjur.

Nata juga seorang penghafal Al-Qur’an. Ia sudah hafiz Qur’an sekitar kurang lebih 10 Juz Al Qur’an.

“Saya hanya berharap semua pihak bisa bantu saya untuk bisa kuliah,” harap Nata. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *