Italia Jadikan Perubahan Iklim Pelajaran Wajib di Sekolah

Italia Jadikan Perubahan Iklim Pelajaran Wajib di Sekolah

Pada 2020 negara Italia akan menerapkan mata pelajaran Perubahan Iklim sebagai mata pelajaran wajib di seluruh sekolah yang ada di Italia.

Pertama di Dunia, Perubahan Iklim Jadi Pelajaran Wajib Sekolah di Italia

Konten.co.id – Tahun depan Italia akan mewajibkan setiap siswa sekolah untuk mempelajari perubahan iklim, hal tersebut sebagai upaya dalam memposisikan diri bahwa Italia sebagai pemimpin dunia dalam pendidikan lingkungan.

Menteri pendidikan Italia, Lorenzo Fioramonti mengatakan semua sekolah negeri akan masuk sekitar 33 jam setahun dalam kurikulum mereka untuk mempelajari masalah-masalah yang terkait dengan perubahan iklim.

Juru bicara kementerian Italia, Cramarossa menjelaskan bahwa pelajaran akan dimasukan ke kedalam kelas kewarganegaraan.

“idenya adalah bahwa masyarakat di masa depan harus siap untuk keadaan darurat iklim” kata Cramarossa.


Selain itu juga sambung Cramarossa, pembangunan berkelanjutan aka nada di mata pelajaran seperti geografi, fisika dan matematika.

“Akan nada banyak perhatian terhadap perubahan iklim saat mengajar mata pelajaran tersebut” tuturnya.

Seorang profesor ekonomi asal Universitas Pretoria Afrika Selatan, Fioramonti mengatakan bahwa seluruh kementerian sedang diubah untuk menjadikan iklim sebagai pusat model pendidikan.

“Saya ingin sistem pendidikan italia sebegai sistem pendidikan pertama yang menempatkan lingkungan dan masyarakat sebagai inti dari semua pelajaran yang kita pelajari di sekolah.” Katanya

Cramarossa mengatakan para ahli ilmiah, termasuk Jeffrey D. Sachs, direktur Center for Sustainable Development, Universitas Columbia, dan ahli teori ekonomi dan sosial Amerika Jeremy Rifkin, akan membantu kementerian mengembangkan kembali kurikulum nasional untuk lebih memperhatikan perubahan iklim dan keberlanjutan.

Penulis : Sidqi Al Ghifari

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *