Hamburkan Uang Rakyat, PSI Desak Anies Batalkan Formula E di Jakarta

Hamburkan Uang Rakyat, PSI Desak Anies Batalkan Formula E di Jakarta

PSI menilai pengeluaran hingga Rp 1,6 triliun untuk selenggarakan Formula E adalah pemborosan.

Hamburkan Uang Rakyat, Anies Didesak PSI Segera Batalkan Formula E di Jakarta

Konten.co.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatalkan rencana penyelenggaraan Formula E tahun 2020. Mereka menilai penyelenggaran ajang itu merupakan bentuk pemborosan uang rakyat.

“Kami mendesak Pak Anies untuk batalkan rencana penyelenggaraaan Balap Formula E. Sungguh tidak patut uang rakyat 1 TRILYUN kita hamburkan untuk event beberapa hari. Sementara masih byk sekolah rusak dan warga yg tidak memiliki jamban,” cuit PSI dalam akun twitter resminya.

Sebelumnya, Anies Baswedan telah mencanangkan DKI Jakarta sebagai tuan rumah balap mobil listrik Formula E tahun depan. Tak hanya itu, kata Anies, Jakarta akan menjadi tuan rumah untuk lima musim balap mendatang.

Balap mobil listrik tersebut akan digelar di Jakarta pada 6 Juni 2020. Untuk menggelar ajang Formula E, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran hingga Rp 1,6 triliun.

Anggota DPRD DKI dari PSI, Anthony Winza Probowi, menyatakan penyelenggaraan Formula E membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Dia menilai uang sebesar Rp 1,6 triliun tersebut lebih baik digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat bagi rakyat kecil.

Menurutnya, Formula E juga tidak terdapat di Perda Provinsi DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2018 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2017-2022.

“Ini uang rakyat. Saya turun ke masyarakat dan saya lihat masih banyak rakyat yang belum dapat akses air bersih, masih banyak rakyat hidup susah tidak punya modal usaha, gedung sekolah di Jakarta masih banyak yang belum direhabilitasi, ini malah mendadak memasukkan kegiatan triliunan untuk dipakai event panggung harian,” ujar Anthony, Kamis (7/11/2019).

Selain itu, Anthony juga menilai sejauh ini penyelenggaraan Formula E tak jelas dampaknya terhadap DKI Jakarta. Dia juga meminta Anies beljar dari kota-kota lain yang sudah mencoba menjalankan ajang balapan tersebut.

Anggota DPRD DKI dari PSI lainnya, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, menambahkan bahwa gelaran Formula E 2020 tak berkaitan dengan upaya mendorong penggunaan mobil listrik.

Salah satu opsinya, menurut dia, adalah dengan pembangunan infrastruktur pendukung penggunaan mobil listrik. “Misalnya, Pemprov bikin charger mobil listrik di ribuan tempat. Beli juga ratusan bus listrik,” kata Anggara.

Ia juga mempermasalahkan acara tersebut yang belum masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta, namun masuk menjadi program prioritas gubernur.

“Fraksi PSI meminta Formula E dibatalkan sampai ada paparan lengkap serta kajian mendalam dan meyakinkan dari Gubernur dan jajarannya,” katanya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *