Fasilitas Rusak, Filipina Tak Layak Jadi Tuan Rumah Sea Games 2019

Fasilitas Rusak, Filipina Tak Layak Jadi Tuan Rumah Sea Games 2019

Filipina dinilai tak layak jadi tuan rumah SEA Games karena banyak fasilitas yang dianggap tak layak.

Fasilitas Banyak Rusak, Filipina Tak Layak Jadi Tuan Rumah Sea Games Filipina 2019

Konten.co.id – Filipina dinilai tak layak jadi tuan rumah SEA Games 2019. Hal ini terlihat dari berbagai kesiapan yang dinilai kurang baik. Bahkan banyak fasilitas yang rusak dan kurang memadai.

Salah satunya adalah ruang press confrence sepak bola pria yang terlihat rusak dan tak layak. Dari foto yang beredar, ruangan itu tampak hanya dilengkapi meja, kursi plastik, dan perlatan alakadarnya.

Bahkan, ruangan tersebut masih berupa beton kasar tanpa lantai keramik. Di bagian dinding ruangan tampak masih terlihat belum dicat dan perancah masih terpasang di sekitarnya.

Menurut Manila Bulletin, ruangan itu dijadikan sebagai ruangan pers untuk laga Malaysia kontra Myanmar.

Media tersebut menyebut bahwa ruangan pers di Stadion Rizal Memorial sangat tidak layak untuk event sekelas SEA Games. “Pusat pers yang diharapkan dapat mengakomodasi media lokal dan asing masih belum rampung dan scaffolding (rangka besi) masih didirikan,” tulis Manila Bulletin.

Lebih lanjut, Manila Bulletin menjelaskan kalau ruangan tersebut sejatinya dibangun sebagai arena squash. Akan tetapi, karena tak selesai tepat waktu, ruangan itu kemudian digunakan untuk konferensi pers.

Tak berbeda dengan arena badminton. Meski terbilang lebih baik, tapi lantai pada arena tersebut tidak rata. Dikhawatirkan pemain akan rentan cedera.

Menurut Susy, kualitas lapangan perlu ditinjau kembali oleh panitia untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau dibilang standar ya itu memang katanya agak kurang buat internasional,” kata Susy, Selasa (26/11/2019).

“Tetapi, nanti disesuaikan ya, dicoba dengan standar Badminton Asia Confederation (BAC). Nanti harus ada bantalan papan,” tutur dia.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat ketidaksiapan panitia SEA Games 2019 di Filipina, Susy mengimbau pebulu tangkis Indonesia untuk berhati-hati.

Satu hal yang perlu diperhatikan, kata Susy, yakni permukaan lapangan yang berpotensi mencederai pemain. “Hati-hati saat pemanasan, saat pertandingan juga harus cek dulu, takutnya permukaan lapangannya bergelombang,” ujar Susy.

“Kalau misalnya permukaannya memang bergelombang, tentu kami akan komplain.” Tukasnya.

Terkait ketidaksiapan Filipina sebagai tuan rumah Sea Games Filipina, tagar #SEAGames2019fail ramai berseliweran di Twitter. Lebih dari 20 ribu cuitan menggunakan tagar tersebut.

“Media center terlihat seperti mal yang belum selesai, yang kami ubah menjadi rumah sakit kosong dalam film terakhir saya #SEAGames2019fail,,” tulis akun @kipoebanda.

Sementara akun @Brxllex11 yang berkomentar agar pemerintah Filipina tidak bermulut manis terkait penyelenggaraan SEA Games 2019. Karena pada kenyataannya sampai sejauh ini SEA Games 2019 tidak sesuai ekspektasi.

Karenanya Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari meminta kepada masyarakat Indonesia untuk tidak melakukan bully atau mengejek Filipina. Untuk menjadi tuan rumah ajang multievent apapun pasti ada tantangannya.

Sebab itu, panitia penyelenggara biasanya berhati-hati dalam membuat perencanaan. “Sebagai Ketua PB ISSI maupun Ketua NOC, saya mengimbau agar tidak ikut-ikutan bertagar-tagaran yang mendiskreditkan tuan rumah. Kita harus dukungan mereka yang terbaik. Insyaallah jika kita jadi tuan rumah pun, mereka akan berikan dukungan untuk kita,” ucap Okto di acara pelepasan kontingen balap sepeda Indonesia menuju SEA Games 2019, Selasa (26/11/2019). (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *