Celana Cingkrang Dilarang, Said Didu Pertanyakan Aturan Rok Mini

Celana Cingkrang Dilarang, Said Didu Pertanyakan Aturan Rok Mini

Mantan Wakil Menteri BUMN Sadi Didu mempertanyakan larangan celana cingkrang dan penggunaan rok mini.

Said Didu Pertanyakan Aturan Rok Mini Jika Cadar dan Celana Cingkrang Bagi PNS Dilarang

Konten.co.id – Mantan Wakil Menteri BUMN Sadi Didu mempertanyakan aturan penggunaan rok mini. Apakah rok mini masih tetap boleh atau tidak.

Hal ini menanggapi ucapan Wakil Presiden Ma’ruf Amin terkait penggunaan celana cingkrang di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalau rok mini tetap boleh ya ? Kira2 untuk apa pakaian spt itu Pak ?” kata Said dalam akun twitternya @msaid_didu.

Diketahui Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi terkait larangan bercelana cingkrang tersebut dalam rangka menegakkan disiplin di lingkungan ASN.

Menurutnya, pemakaian seragam sudah diatur di berbagai lembaga pemerintahan. Sehingga ia kembali menegaskan, pernyataan itu dikeluarkan agar ASN disiplin dalam berseragam.

“Masalah cadar itu kan mungkin ada keinginan untuk supaya di pemerintahan ada aturannya. Pakaian seperti apa, tentara harus seperti apa, tentara perempuan, polisi perempuan, kemudian juga PNS seperti apa, lalu di masyarakat juga ya mungkin beda lagi,” kata Ma’ruf di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019).

“Jadi itu dalam rangka disiplin saja, penegakkan disiplin,” lanjutnya.

Hal ini pun ditanggapi netizen. “Tertutup ga boleh, terbuka…wow boleh banget” kata @ Kiy_Daus.

Sementara akun @ BudiChe menilai yang dilakukan adalah untuk menyenangkan salah satu wakil menteri agama. “Buat nyenengin hati salah seorang wakil mentri kayaknya”.

“Husssttttt, celana cingkrang harus diturunkan, rok mini harus dinaikan, itu sudah jdi aturan, aturan kekinian. #demikedisiplinanagamadiduakan MIRIS !!!” cuit @ donarmage86.

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *