Biadab, Muslimah Hamil Tua Dipukuli Pria Anti Islam di Sydney

Biadab, Muslimah Hamil Tua Dipukuli Pria Anti Islam di Sydney

Stipe Lozina pukuli muslimah Rana Elasmar yang sedang hamil tua sebanyak 14 kali.

Pria Anti Islam di Sidney Brutal Pukuli Seorang Muslimah Hamil Tua

Konten.co.id – Seorang pria melakukan penyerangan brutal terhadap Muslimah hamil yang hamil tua yang tengah makan di sebuah kafe di Sydney Barat, Australia, Rabu (20/11) malam. Hal ini dilihat Konten.co.id di akun twitter @doamuslims.

Diketahui pria pemukul tersebut bernama Stipe Lozina. Ia diduga anti muslim. Saat peristiwa itu ia meninju kepala Muslimah bernama Rana Elasmar sebanyak 14 kali.

Dari video yang beredar terlihat, saat itu Elasmar sedang makan dengan dua rekannya. Tiba-tiba Lozina datang dan menyapa ketiganya. Tapi tiba-tiba Lozina memukul kepala Elasmar dengan kencang.

Setelah tersungkur ke lantai, serangan Lozina malah semakin menjadi-jadi. Lozina menginjak kepala Elasmar yang tengah mengandung 38 minggu itu. Pengunjung cafe pun tampak menghentikan kekerasan yang dilakukan Lozina terhadap Elasmar yang tengah hamil tua ini.

Setelah penyerangan itu, Lozina pun dibawa ke kantor polisi dan didakwa melakukan penyerangan yang menyebabkan orang lain cedera dan sakit. Lozina hadir tanpa perwakilan hukum di hadapan Pengadilan Negeri Parramatta, Kamis (21/11/2019).

Permohonan bebas dengan jaminan yang diajukan Lozina tak dikabulkan. Hakim Tim Keady menolak permohonan jaminan dari Lozina.

Dia menyebut, Lozina memiliki catatan kriminal yang luas dan kasus penyerangan itu sebagai kekerasan, tidak rasional, dan dipengaruhi oleh masalah kesehatan mental. Kasus penyerangan brutal oleh Lozina dianggap sebagai kasus yang sangat kuat.

Elasmar sendiri sempat dibawa ke Rumah Sakit Westmead untuk menjalani observasi medis, namun telah diperbolehkan pulang setelah luka minornya diobati.

Inspektur Luke Sywenkyj dari Kepolisian NSW memuji upaya para pengunjung kafe yang menghentikan serangan Lozina.

”Jika bukan karena tindakan berani dari anggota masyarakat ini dalam menghentikan serangan, korban mungkin mengalami luka yang jauh lebih serius,” katanya dilansir Dailymail. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *