BBM Satu Harga, Elnusa Petrofin Maksimalkan Hilir Migas

BBM Satu Harga, Elnusa Petrofin Maksimalkan Hilir Migas

Elnusa Petrofin maksimalkan Migas untuk tercapainya program BBM satu harga.

Elnusa Petrofin Maksumalkan Hiril Minyak dan Gas Demi Program BBM Satu Harga

Konten.co.id – Program BBM Satu Harga yang diamanatkan pemerintah kepada Pertamina telah berhasil dituntaskan lebih cepat tiga bulan dari target yang ditetapkan pada akhir tahun 2019.

BUMN ini juga berhasil melampaui target 160 titik lembaga penyalur BBM Satu Harga sehingga terealisasi 161 titik.

Kinerja maksimal tersebut tentu didukung oleh seluruh pihak terkait, termasuk PT Elnusa Petrofin (EPN) dalam menyukseskan program tersebut.

Selain itu, anak perusahaan Elnusa ini juga berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur Pertamina.

Dikatakan Direktur Utama Elnusa Petrofin Haris Syahrudin. Saat ini Bisnis EPN berkembang sangat cepat, efisien, dan strategis.

Sebab, EPN mempunyai Key Performace Index (KPI) pertumbuhan bisnis, profit, dan cash flow for operation yang dalam lima tahun ini tumbuh secara progresif dan diikuti profitnya, serta cash flow yang terus membaik.

“Dengan kriteria ini, induk perusahaan dapat melihat EPN dapat lebih dipercaya sehingga kita mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan pekerjaan-pekerjaan dari Pertamina karena insyaallah EPN kuat secara finansial. Ini menjadi basic bagi EPN,” katanya.

Dalam program BBM satu harga, pihaknya berkontribusi dalam penugasan di 58 titik dan ini akan terus berlanjut.

“Kami sangat bersyukur karena melalui program tersebut kami mendapatkan pengalaman yang sangat berharga sekali yang dapat menambah portofolio bisnis kami sebagai garda terdepan distribusi BBM hingga ke tempat yang sangat sulit dijangkau, salah satunya seperti yang kami lakukan di Krayan,” ucapnya.

Pihaknya mengaku bangga bisa melayani masyarakat di sana karena selama 70 tahun Indonesia merdeka, mereka baru merasakan harga BBM yang sama dengan provinsi lainnya.

“Ini membuktikan bahwa pemerintah melalui Pertamina sangat memperhatikan masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) untuk memenuhi kebutuhan BBM-nya. Banyak sekali berkahnya untuk Pertamina,” imbuhnya.

Sementara dalam pembangunan Infrastruktur Pertamina, Core competency yang EPN miliki adalah di bidang jasa hilir minyak dan gas.

Jadi selama masih dalam kompetensi inti, pihaknya selalu siap ditugaskan untuk memeprcepat pembangunan sarana dan fasilitas dalam mendukung suplai dan distribusi BBM oleh Direktorat LSCI Pertamina.

Seperti diketahui, lanjutnya. program infrastruktur Pertamina cukup luar biasa dan harus dikerjakan dengan cepat mengingat kompetitor tidak kalah agresif.

Sebagai perusahaan, EPN mempunyai kebijakan yang sangat agile. Kami sangat fleksibel. Bahkan dalam menghitung investasi, kami bisa memutuskan dalam waktu yang pendek dan memiliki SOP pengadaan barang dan jasa yang praktis, dengan tetap memperhatikan masalah compliances,” katanya.

Selain itu, sebagai anak perusahaan Elnusa Tbk yang telah IPO, proses auditnya tidak kalah ketat. “Namun di sisi lain birokrasi kita sangat pendek sehingga kita bisa akselerasi dalam hal akuisisi dan pembangunan infrastruktur. Mudah-mudahan ini sangat membantu Pertamina,” tukasnya.

Ia mengatakan akuisisi Depo LPG Amurang sangat strategis bagi EPN karena letak geografisnya yang sangat strategis di Sulawesi Utara. Depo ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara.

Selain itu, pengambilalihan ini tentunya akan meningkatkan aspek HSE dalam pengiriman LPG karena jarak tempuh yang lebih dekat. Dengan mengakuisisi Depo LPG, EPN mampu menciptakan efisiensi biaya dalam pola suplai LPG dengan memperkuat bidang Infrastruktur LPG dan gas yang lebih sustainable.

“Tentu ke depannya Depo Amurang ini akan kita siapkan untuk membangun TBBM sehingga terintegrasi antara BBM dan LPG,” ucapnya. (*)

Peulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *