UU KPK Berlaku Hari Ini, Netizen Gaungkan Tagar #perppusekarangjuga

UU KPK Berlaku Hari Ini, Netizen Gaungkan Tagar #perppusekarangjuga

Tagar #perppusekarangjuga trending karena tuntutan mahasiswa terkait UU KPK yang hari ini disahkan.

Tagar #perppusekarangjuga Trending di Twitter, Tolak UU KPK Berlaku Hari Ini

Konten.co.id – Sejumlah netizen menggaungkan tagar #perppusekarangjuga. Sejak tagar ini menggaung sejak kemarin sudah ada ribuan orang mencuitkan dengan tagar tersebut.

“HOREEE …. Resmi Ga Ada OTT Lagi Saran Saya Untuk Mencegah KORUPSI Cukup DINASIHATI Saja. Hal2 Aneh Begini Akan Terus Terjadi 5 Thn Kedepan. Mind Your Own Life #PerppuSekarangJuga” cuit @Anggraini_4yu.

Hal senada dicuitkan @partaisocmed. “Dengan tidak takutnya lagi koruptor pada KPK maka bisa dipastikan perijinan akan makin sulit dan mahal karena pungli merajalela. Dengan melemahkan KPK Jokowi sedang melakukan blunder besar! #PerppuSekarangJuga”

“#PerppuSekarangJuga Pelemahan KPK, adalah pelemahan bagi demokrasi. KPK selama ini menjadi lembaga independen yang memerankan fungsi kontrol terhadap sistem kekuasaan. Tanpa adanya kontrol, maka para penguasa dapat lebih leluasa menjalankan penyelewengan. Salah satunya korupsi’ cuit @bukuprogresif.

Tagar ini berkibar karena adanya desakan netizen agar presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) mengingat UU KPK yang akan berlaku hari ini.

Massa pun mulai akan turun ke jalan untuk mendesak presiden segera mengeluarkan Perppu. Seperti mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat akan turun kembali ke jalan, tepatnya di Gedung Sate, Bandung, Kamis (17/10/2019).

Informasi mengenai adanya aksi ini disampaikan melalui akun instagram BEM SI. Dalam unggahannya tertulis adanya seruan aksi BEM SI Jabar.

Aksi dilaksanakan pada siang ini, Kamis (17/10/2019) mulai pukul 13.00 WIB. Aksi akan berpusat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

“Dalam hitungan kurang dari 24 jam pemerintah dan anggota dewan telah berhasil mengkhianati amanat reformasi dalam upaya pemberantasan korupsi. Gelombang puluhan ribu mahasiswa kemarin menjadi momentum bersatunya mahasiswa se-Indonesia. Tapi hal itu tidak diindahkan oleh Presiden unruk menunjukkan niat baik mengeluarkan #PerppuSekarangJuga. Oleh karena itu, jangan hentikan gelombang gerakan ini. Kita akan segera mulai gelombang lebih besar hingga Presiden mau berpihak kepada rakyat dengan mengeluarkan #PerppuSekarangJuga. Saatnya kembali kuliah di jalan!,” tulis unggahan tersebut.

Muldan Halim Pratama dari BEM Kema Unpad yang termasuk dalam BEM SI Jabar membenarkan adanya aksi demo tersebut. Aksi demo akan dilaksanakan bersama seluruh anggota BEM SI di Jabar.

“Betul. Bareng temen-temen BEM SI Jawa Barat,” ucap Muldan dilansir dari detik.com.

Selain itu hal serupa terjadi di Jogjakarta, Rabu (16/10/2019. Mahasiswa turun ke jalan untuk menuntut Presiden Jokowi segera menerbitkan Perppu KPK. Mereka mendesak Jokowi karena UU KPK yang baru yang dianggap melemahkan KPK akan efektif berlaku 17 Oktober meski tanpa tanda tangan presiden

Pada aksi yang berlangsung di Tugu Jogja ini Aliansi Jogja Anti Korupsi (AJAK) menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Mengecam segala upaya pelemahan pemberantasan korupsi.
  2. Menuntut Kapolri untuk mengungkap hasil penyelidikan Tim Gabungan Pencari Fakta terhadap kasus Novel Baswedan yang dibentuk Polri secara transparan dan tuntas.
  3. Mendesak Presiden Republik Indonesia untuk membentuk Tim Pencari Fakta yang independen untuk menyelesaikan kasus Novel Baswedan apabila Tim Gabungan Pencari Fakta yang dibentuk Kepolisian RI gagal mengusut kasus tersebut.
  4. Mendesak Presiden Republik Indonesia untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang KPK untuk mencabut UU KPK yang baru.
  5. Menuntut DPR RI untuk menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang KPK yang dikeluarkan oleh Presiden RI.
  6. Mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk terus mengawal pemberantasan korupsi di Indonesia.

Hal serupa terjadi di Jabodetabek. Meski ada diskresi dari kepolisian tentang pelarangan aksi unjuk rasa dari tanggal 15 hingga 20 Oktober, mahasiswa dari berbagai daerah akan tetap menggelar aksi pada Kamis (17/10/2019).

Mereka mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu KPK. Tak hanya di depan depan gedung DPR, mahasiswa juga akan berdemo di depan Istana Negara.

Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) SI Jabodetabek-Banten, Muhammad Abdul Basit (Abbas), mengatakan tuntutan mahasiswa adalah mendesak Presiden Jokowi untuk segera mengeluarkan Perppu KPK.

“Ya betul (mahasiswa berdemo di Istana), untuk besok kita fokus pada Perppu KPK,” jelas Ketua BEM UNJ itu, Kamis (17/10/2019).

Abbas juga membenarkan terkait poster informasi demo yang beredar di Instagram dalam akun @bem_si. Dalam poster itu, disebutkan demo akan digelar pada pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Patung Kuda. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *