Polri Bantah WAG Anak STM Berisi Nomor Telepon Anggota Polisi

Polri Bantah WAG Anak STM Berisi Nomor Telepon Anggota Polisi

Polisi akan usut kasus WAG anak STM berisi nomor telepon anggota kepolisian.

WAG Anak STM dinilai Polri Sebagai Bentuk Propaganda

Konten.co.id – Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membantah kabar bahwa ada grup anak STM yang berisi nomor telepon anggota kepolisian sejak Senin (30/9/2019) malam. Ia menduga hal itu sebagai propaganda di media sosial.

Dedi menyebut tudingan yang menyebut polisi menyebar hoaks percakapan STM bisa berujung pidana. Dedi menyebut Bareskrim akan melakukan pelacakan.

Sebelumnya beredar kabar ada skenario untuk mendiskreditkan demo anak-anak STM dengan menyebarkan chat seolah-seolah chat dari WAG anak-anak STM.

Chat WA Group yang diberi judul anak-anak STM ini disebar oleh akun buzzer @OneMurtadha. “Twitter Please do your magic. Dicari bohir yang janjiin duit untuk anak-anak STM yang ikut demo. Anak2 itu terlunta2 dgn kancut basah gak punya ongkos buat pulang”, cuitnya.

Dimana didalam postingan tersebut ada chat grup yang berisi celotehan anak STM yang minta uang untuk demo.

Hal senada juga dicuitkan pegiat media sosial Deny Siregar lewat akun twitternya @Dennysiregar7. “Lucu juga baca chat2 anak STM dikadali kadrun, cuman dijanjiin duit tapi ga dikasi apa2.,”

Akun @opposite6890 membongkar nomor-nomor di chat itu sebagai nomor telepon anggota polisi. Chat WAG yang dilabeli anak STM adalah chat palsu. “Release dah satu satu.

Biar Publik tahu, siapa sebenarnya Penumpang Gelap Demo yg ngaku ngaku anak STM.

Mufti Rozaq
Brigradir Satbrimob Polda Metro Jaya.
No. Hp. Personal 0896 0635 94XX,” ungkap @opposite6890.

Akun @R4jaPurwa juga berhasil membongkar chat palsu lain yang diatasnamakan WAG bokep yang seolah-olah berisi tukang demo, namun ternyata itu nomor-nomor polisi.

“Kpd Yth @DivHumas_Polri @CCICPolri Sdr @Dennysiregar7 sudah menyebar hoax dgn membuat fake chat yang didalamnya menggunakan nomor-nomor dari anggota polisi semua, mohon ditindaklanjuti secara hukum NKRI!,” cuitnya.

Usai terbongkar chat palsu, akun buzzer rezim menghapus twitnya. Tim Konten.co.id pun mencoba mencari beberapa nomor telepon yang ada di grup tersebut lewat aplikasi ternyata berisi nomor telepon milik seorang polisi bernama Bripka Raski Prov Mabes dan yang bernama Aldo ternyata Briptu Renaldo.

Saat dicoba dihubungi salah satu nomor di dalam grup tersebut pun tidak ada yang mengangkat teleponnya. (*)

Penulis : Kusuma

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *