Misteri Perempuan Berbaju Merah di Tanjakan Gentong

Misteri Perempuan Berbaju Merah di Tanjakan Gentong

Kecelakaan di Tanjakan Gentong selain karena kondisi jalan yang berliku, sebagian orang percaya karena adanya Neng Syarifah penunggu jalan Gentong .

Sering Makan Korban, Ini Misteri Perempuan Berbaju Merah di Tanjakan Gentong

Konten.co.id – Tanjakan Gentong di Tasikmalaya, Jawa Barat, dikenal menjadi momok para pengendara. Tanjakan ekstrem dengan panjang sekitar 20 meter itu membuat siapa pun pengendara dan apa pun jenis mobilnya harus mengalihkan gigi roda sampai gigi satu.

Di jalur tersebut hampir setiap hari terjadi kecelakaan, pada umumnya dialami supir bis,truk, motor dan yang lainnya. Tak heran, julukan jalur maut pun disematkan pada jalur tanjakan Gentong.

Ketua PWI Tasikmalaya Syamsul Maarif menceritakan seringnya kecelakaan di Tanjakan Gentong sudah ada sejak lama. Supir dan kernet truk pun sering melempar sebatang rokok menyala untuk menghindari bahaya.

Konon, di tanjakan tersebut ada penunggunya wanita berbaju merah. Dikabarkan wanita tersebut adalah makhluk halus yang cantik bernama Neng Syarifah.

Menurut cerita, Neng Syarifah merupakan sinden panggung. Sayang ia bernasib tragis. Si cantik yang banyak penggemar itu ada yang bilang karena kecelakaan mobil ada yang bilang karena sengaja dibunuh dan dijadikan tumbal atau parepeh untuk pembangunan jembatan di tahun 1940 an yang dikenal sebagai Jembatan Sarongge di Kampung. Gentong, Ds. Buniasih, Kec. Kadipaten, Kab. Tasikmalaya.

Karena kematiannya yang tidak wajar itulah, arwah Neng Syarifah si sinden cantik selalu mengganggu para pengendara hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan di jalur itu.

Hingga kini masih banyak warga sekitar yang mempercayai keberadaan Neng Syarifah sebagai penguasa jalur Gentong.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. menyebutkan beberapa pengemudi yang sudah mengenal bahayanya jalur Gentong selalu melemparkan rokok, membunyikan klakson atau ikan mas merah.

Hal tersebut dilakukan agar mobilnya tidak diganggu Neng Syarifah selama melewati Tanjakan Gentong.

Untuk menghindari kecelakaan lebih banyak lagi sekitar tahun 1970 an warga sempat menggelar selamatan untuk mengantar arwah Neng Syarifah ke tempat yang layak.

Tapi sekali lagi ini hanya sekadar cerita. Tak perlu serius menyikapinya. Lagipula Jika melihat kondisi tofografi Tanjakan Gentong, kecelakaan yang kerap terjadi di sini bisa disebabkan karena berbagai hal.

Hal yang paling mungkin mendominasi adalah ketika kendaraan khususnya truk dan bus melewati belokan yang tajam, sering kali para pengemudi memilih untuk mengambil lajur lawan saat berbelok. Jika tetap mengambil lajur kiri, truk dipastikan kehabisan ruang berbelok dan bahkan bisa mogok.

Hal ini kemudian sering menyebabkan terjadinya kecelakaan di tanjakan ini. Penyebabnya beragam, ada yang terguling dan terperosok ke tebing, ada kendaraan yang mundur karena tak kuat menanjak dan menabrak kendaraan di belakangnya.

Jadi janganlah anda langsung bersikap jika banyaknya kecelakaan karena makhluk gaib, tapi juga keadaan jalan yang berliku. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *