Kurangi Perceraian, PNS di Bandung Wajib Pasang Foto Keluarga

Kurangi Perceraian, PNS di Bandung Wajib Pasang Foto Keluarga

Angka perceraian yang semakin besar membuat setiap PNS di Bandung wajib memasang foto keluarga di meja kerjanya masing-masing.

PNS di Bandung Wajib Pasang Foto Keluarga untuk Kurangi Angka Perceraian

Konten.co.id – Angka perceraian di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jawa Barat (Jabar) kian hari kian meningkat. Dalam data yang diungkap Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bandung Wawan Ridwan, izin bercerai yang diajukan PNS dari tahun ke tahun terus meningkat.

Tahun lalu, izin perceraian di Dinas Pendidikan mencapai 24 orang. Sementara sampai Oktober ini sudah ada 28 orang.

Sementara di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, susah ada 8 PNS yang mengajukan izin perceraian. “PNS, kalau akan bercerai, memang harus mengajukan izin ke atasannya langsung sebelum ke Pengadilan Agama. Rata-rata izin perceraian berupa cerai gugat atau istri menggugat cerai suaminya,” katanya.

Untuk mengatasi itu para pejabat dan PNS di Kabupaten Bandung diwajibkan memasang foto keluarga di ruang kerja mereka.

“Pemasangan foto keluarga di ruangan kerja ini sebagai alarm pencegahan agar mengurangi perceraian di kalangan PNS,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Kurnia Dadang Naser, Rabu (30/10/2019)

Perceraian, lanjutnya, bisa terjadi karena banyak faktor. Salah satunya adalah kedekatan akibat bekerja di satu kantor apalagi sering bertugas ke luar kota.

“Belum lagi dengan kesejahteraan PNS semakin baik sehingga kadang ada PNS wanita yang merasa tak lagi membutuhkan pasangan hidupnya,” katanya.

Selain memasang foto keluarga di ruang kerja, ia pun menginstruksikan setiap stafnya bisa mengajak keluarga dan anak-anak setiap ada reuni sekolah.

“Daripada bertemu teman-teman lama lalu terjadi CLBK (cinta lama bersemi kembali) yang akhirnya berujung kepada perceraian,” katanya.

Ia melanjutkan, setiap instansi pemerintahan di Pemkab Bandung juga menyediakan pelayan konsultasi masalah. “Dharma Wanita juga mendukung upaya pencegahan perceraian dengan membuat konsultasi bagi PNS. Kami mohon agar dinas-dinas yabg banyak pegawainya untuk memberikan pembinaan intensif,” katanya. (*)

Penulis : Ade Indra

Denis Septianda
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *