Kisah Garasi Sederhana yang Digunakan Penguasa Sukses Dunia

Kisah Garasi Sederhana yang Digunakan Penguasa Sukses Dunia

Steve Jobs, Amazon dan Hewlett Packard sukses dengan mulai usaha di Garasi sederhana.

Intip Garasi Sederhana yang Membuat Pengusaha Dunia Sukses

Konten.co.id – Siapa bilang pengusaha sukses seperti Steve Jobs dan Hewlett Packard terlahir dari tempat besar? Mereka memulai usaha mereka dari sebuah garasi.

Dikutip dari Twitter @strategi_bisnis, garasi tempat para pengusaha sukses tersebut lahir.

Seperti terlihat didalam foto, terlihat sebuah garasi jadul nan rombeng dulunya milik Hewlett Packard.

Yang digunakan perusahaan legendaris bernama Hewlett Packard di tahun 1939 untuk menuangkan idenya membuat sebuah printer.

Kini hampir semua kantor pakai printer laserjet HP.

Senada dengannya, Steve Jobs juga memakai garasi di rumah orangtuanya saat mendirikan apple thn 1976.

Usianya saat itu baru 21 tahun. Ia juga menyewa garasi yang disulap jadi kantor pertama Google.

“Revolusi digital yg benar-benar mengubah dunia ternyata lahir dari sebuah tempat yang sederhana,”

Lalu ada garasi tempat pertama kali amazon dan Jeff Bezos berkantor. Dia nyewa garasi biasa karena biaya sewanya yang murah meriah.

Tak terbayangkan dari garasi humble ini lahir sebuah bisnis yang kelak nilainya Rp 14 ribu triliun.

Dari hal ini kita belajar bahwa ide bisnis yang dijalankan dengan penuh kegigihan, tetap bisa tumbuh bahkan dari tempat yang sangat sederhana.

Keteebatasan ruang harusnya bukan alasan untk bergerak maju.

Sebab bahkan dari sebuah garasi yg bersahaja, bisa lahir karya jenius yang mengubah dunia.

“The power of business execution,”

Ada beberapa hal yang pantang anda pikirkan jika ingin sukses :

  • Jangan jadikan keterbatasan sebagai alasan untuk enggan begerak maju dan mengubah nasib.
  • Jangan suka playing victim menyalahkan keadaan saat nasib stagnan.
  • Keterbatasan harusnya justru picu solusi kreatif.
  • Manfaatkan energi the power of kepepet.

Sukses masif tak harus dimulai dari ruangan mewah, fasilitas megah atau juga modal berlimpah. Sebuah karya epik ternyata bisa datang dari ruang kecil yg sederhana.

Yang penting adalah kekuatan ide X skills yang solid X daya resiliensi yang tangguh. (*)

Penulis : Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *