Ini Alasan Pasangan Kekasih Buang Bayi Dalam Kardus di Magetan

Ini Alasan Pasangan Kekasih Buang Bayi Dalam Kardus di Magetan

Pasangan DCY (21) dan DAN (21) membuang bayinya karena tidak menginginkannya.

Bejat, Pasangan Kekasih Buang Bayi Dalam Kardus di Magetan Karena Ini

Konten.co.id – Baru-baru ini publik dihebohkan dengan penemuan mayat bayi dalam kardus di pinggir jalan depan SMPN 1 Takeran, Magetan. Pelaku pembuangan mayat bayi tersebut pun sudah tertangkap.

AKBP Muhammad Riffai Kapolres Magetan menjelaskan bahwa, Pelaku berinisal DCY (21) warga Desa Wayut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur dan DAN (21) warga Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pasangan kekasih tersebut ditangkap petugas dikamar kosnya di Madiun Kota.

Keduanya mengaku membunuh bayi malang tersebut karena tidak menginginkannya. “Ketika bayi itu lahir menangis. Karena takut ketahuan tetangga kos, si bayi dibekap hingga tewas lalu dibuang dipinggir jalan di Takeran,”kata Riffai.

”Saat ini sang ibu dirawat di rumah sakit Sayidiman Magetan, mengingat kondisinya masih kurang sehat,”paparnya.

Dari hasil pemeriksaan sang ayah bayi ini mengaku saat membuang bayi mengendarai sepeda motor. Kedua pelaku tertangkap saat petugas polisi yang sedang melakukan penyedikan mendapatkan informasi bahwa pelaku pernah melakukan konsultasi seputar kelahiran kesalah satu bidan desa.

Sementara itu, petugas menyita sepeda motor milik tersangka yang digunakan sebagai alat untuk membuang bayi sebagai barang bukti. Di ketahui pasangan kekasih itu sehari-hari tinggal di kos kosan di Madiun DCY bekerja sebagai cleaning service sebuah showroom mobil di Madiun. Sedangkan kekasihnya masih menganggur.

Atas tindakannya kedua tersangka kini terancam pasal 80 ayat 3 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *