Ini Alasan Mengapa Tersenyum Itu Penting Bagi Kehidupan

Ini Alasan Mengapa Tersenyum Itu Penting Bagi Kehidupan

Senyuman punya kekuatan besar bagi hidup

Mengapa Tersenyum Itu Penting Bagi Kehidupan? Ini 4 Alasannya

Konten.co.id – Tersenyum sangat penting bagi kehidupan kita semua. Senyuman memiliki kemampuan yang tidak diduga, selama Anda membaginya dengan sekeliling Anda.

Nah ini 4 alasan mengapa tersenyum itu penting bagi kehidupan kita Perbaiki Suasana Hati

Hasil studi terbaru menunjukkan, ekspresi wajah yang menunjukkan emosi positif akan mempengaruhi suasana hati seseorang. Beberapa peneliti bahkan mengatakan, senyuman yang palsu juga bisa membuat Anda merasa bahagia, walau sebenarnya ‘mood’ Anda tidak sedang seperti itu.

1. Kurangi Stres

Tahun 2012 dilakukan studi psikologis tentang hubungan tersenyum dan stres. Peserta diminta untuk memasukkan sumpit ke dalam mulut dengan tiga formasi berbeda. Sehingga mereka tersenyum dengan beberapa cara tanpa menyadarinya, setelah melakukan pekerjaan penuh stres. Peserta dengan senyuman paling besar, detak jantungnya tidak secepat yang lain dan pulih dari stres lebih cepat.

2. Pikiran Lebih Positif

Otak biasanya cenderung berpikiran negatif sebagai mekanisme melindungi diri. Kebiasaan tersenyum membantu pikiran untuk bergerak ke bagian postif otak dan berada disana lebih lama semakin sering Anda tersenyum. Menurut peneliti Shawn Achor dengan berlatih tersenyum setiap hari, otak akan terbantu menciptakan rasa bahagia dan membuat pikiran lebih positif.

3. Menularkan Senyum

Biasanya orang yang Anda berikan senyum akan membalas senyuman. Menurut ahli saraf Marco Iacoboni ini karena manusia memiliki neuron cermin, sel yang diaktifkan jika kita melakukan sesuatu dan saat melihat orang melakukan sesuatu. Saat tersenyum, neuron cermin merespon akan aksi melihat dan melakukan.

4. Lebih Kreatif

Sebuah studi meneliti pengaruh tersenyum pada pria. Hasilnya, pria yang lebih bahagia bisa membaca situasi dengan lebih baik dan memperbaiki kemampuan mereka untuk menemukan solusi masalah dibandingkan dengan pria yang berpikiran negatif. Peneliti mengkaitkannya dengan produksi dopamin karena merasa senang. Neurontransmiter ini terlibat dalam altivitas belajar, proses, dan pengambilan keputusan.

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *