Hanum Rais dan Jerinx SID Dalam Pusaran Ujaran Kebencian

Hanum Rais dan Jerinx SID Dalam Pusaran Ujaran Kebencian

Hanum Rais dan empat akun lainnya dilaporkan ke polisi setelah mengatakan kalau upaya penusukan Menkopolhukam Wiranto settingan.

Sebut Penusukan Wiranto Settingan, Hanum Rais dan Jerinx SID Dilaporkan ke Polisi

Konten.co.id – Seorang warga bernama Jalaludin melaporkan sejumlah akun Twitter dan akun Facebook ke Polda Metro Jaya atas dugaan ujaran kebencian dan berita bohong atau hoax dalam kasus penusukan Menko Polhukam Wiranto.

Adapun akun yang dilaporkan adalah akun Facebook atas nama Jonru Ginting dan Gilang Kazuya Shimura serta akun Twitter @hanumrais milik Hanum Salsabiela Rais, @JRX_SID I Gede Ari Astina atau Jerinx, dan @fullmoonfolks Bhagavad Samabhada.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua Cyber Indonesia Habib Muannas Alaidid membenarkan soal pelaporan tersebut.

“Betul. Yang dilaporkan itu 5, terdiri dari 3 akun Twitter dan 2 akun Facebook,” kata Muannas, Jumat (11/10/2019).

Muannas menyebut pelapor tidak terima atas dugaan sebaran hoax yang dilakukan oleh 5 orang itu. Dia melapor dengan tuduhan menyebarkan berita bohong.

“Akun-akun tersebut diduga menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong terkait peristiwa penusukan terhadap Menko Polhukam Bapak Wiranto di Pandeglang,” ungkap Muannas.

Sementara sejumlah barang bukti disertakan dalam laporan tersebut. Di antaranya tangkapan layar cuitan dari akun-akun tersebut.

Akun-akun media sosial itu dilaporkan dengan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Laporan itu tertuang dengan nomor LP/6558/X/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus 11 Oktober 2019.

Pelapor dalam hal ini bernama Jalaludin. Sedangkan terlapor adalah pengguna akun Facebook Gilang Kazuya dan Jonru Ginting serta pengguna akun Twitter Hanum Salsabeila Rais, I Gede Ari, dan Bhagavad Sambhada. (*)

Penulis : AIK

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *