Habib Ali : Bukankah Aturan Agama Lebih Baik Jika Diajarkan Dari Kecil?

Habib Ali : Bukankah Aturan Agama Lebih Baik Jika Diajarkan Dari Kecil?

Habib Ali Hinduan pertanyakan kesalahannya anak kecil belajar agama sejak kecil

Kontroversi Pernyataan Mahfud MD Tentang Radikalisme Pada Anak Kecil

Konten.co.id – Ketua Dewan Front Santri Habib Ali Hinduan mempertanyakan kesalahan pembelajaran aturan agama dimulai dari kecil. Hal ini usai ada pernyataan dari Mahfud MD terkait virus radikalisme yang mulai menyerang kepada anak kecil.

“Apakah salah anak putri yg masih duduk dibangku kelas 5 sd diajarkan bahwa bertemu laki yg bukan mahram itu dilarang? Apa hubungannya pelajaran mahram dengan faham takfiri? Pak profesor nantan debat tapi pendidikan mahram saja anda gak faham & peduli pak.” Cuitnya.

Ia pun memberi tahu terkait perbedaan muhrim dan mahram. “Dalam bahasa Arab muhrim dan mahram itu beda. Mahram adalah yg haram dinikahi/tdk membatalkan wudhu menyentuhnya sementara muhrim adalah yang memakai kain ihram.”

Diketahui dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (29/10/2019) Menkopolhukam Mahfud MD berbicara terkait radikalisme. Ia menilai radikalisme harus diberantas karena sudah menyerang ke anak kecil.

“Sekarang anak sekolah itu ada loh yang pulang sekolah putri kelas 5 SD ada temennya laki-laki gak mau keluar. Katanya bukan muhrim, padahal masih kecil sudah bicara muhrim, dilarang oleh agama ketemu laki-laki yang bukan muhrim. Anak kecil diajari seperti itu. Masih kelas 5 SD,” katanya.

“Walaupun sedikit tetapi itu harus diperangi, karena mereka kalau tidak dilawan, itu akan mengajarkan virus- virus jahat di sekolah,” tegasnya.

Pernyataan ini pun mendapat respon netizen. “Oh jd RADIKAL ala Mprof MD adlh mengenalkan dan mengamalkan Syariah Islam kepada anak? Mprof, jgnkan sejak 5 SD, bahkan ajaran Islam harus diperkenalkan sejak anak masih dlm kandungan. Jangan² balita yg dipakaikan jilbab termasuk RADIKAL, yak?” cuit @ AiraAfniAmalia.

Sementara @Handoko1939 mencuitkan “Bagi mereka taat pada syariat itu radikal.. pacaran haram itu radikal.. riba haram itu radikal.. jenggot itu radikal.. cadar itu radikal.. apalagi mengajarkan anak taat syariat, itu bisa jadi super radikal.. na’udzubillah min dzalik..”

“Pernyataan tsb bisa membuat anda murtad, kelas 5 SD itu sekitar 12 tahun, artinya sekitar 3-4 tahun lg masuk aqil baligh. Itu ajaran nabi, anda mau perangi? Berarti anda memerangi nabi, dan kami siap di garda terdepan membela ajaran Sayyiduna Muhammad Sholallohu Alaihi wassalam!” cuit @dammevan82.

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *