Gunung Cikuray Terbakar, Bupati Garut Akan Gugat Perhutani

Gunung Cikuray Terbakar, Bupati Garut Akan Gugat Perhutani

Bupati Garut Rudy Gunawan kecewa dengan pembakaran lahan untuk membuka lahan baru di Gunung Cikuray yang membuat lahan sekitarnya terbakar

Bupati Garut Akan Gugat Perhutani Terkait Insiden Kebakaran Gunung Cikuray

Konten.co.id – Puluhan hektare lahan di Gunung Cikuray, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019) sore terbakar. Api pun masih tetap menyala dan petugas gabungan masih berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Menurut Yudi Nurchyadi (40) warga Cibojong Kecamatan Cisurupan mengatakan kebakaran lahan sudah terjadi semenjak pagi hari. “Saya lihat dari rumah sudah ada kepulan asap, meski relatif kecil pada pagi hari,” kata Yadi, Senin (14/10/2019).

Kebakaran lahan diduga akibat ulah para petani yang membuka lahan dengan cara membakar. Namun niat memperluas lahan malah terjadi kebakaran.

“Kekabaran itu biasanya ulah petani, yang membakar dari tadi pagi-pagi. Sudah terlihat dari Cisurupan,” kata pria yang juga Komandan Satkorwil Banser Jabar.

Kekabaran pun sudah hampir menyentuh pemukiman warga. Karena kebakaran terus melebar disebabkan angin yang semakin kencang.

“Kebakaran semakain meluas, kami bersama Banser di Garut siap siaga membantu para petugas gabungan membantu memadamkan api agar supaya tidak masuk ke pemukiman,” katanya.

Menanggapi hal ini Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku bakal menggugat Perum Perhutani Garut. Pihaknya mengaku kecewa lantaran Perhutani gagal mengawasi aktivitas petani yang membuka lahan perhutanan sosial yang dinilai membahayakan masyarakat.

“Saya juga kecewa terhadap Perhutani, kalau tidak ada ini (izin) yang tegas. Jangan sampai perhutanan sosial membahayakan masyarakat,” katanya, di lapangan Setda Kabupaten Garut, Senin (14/10/2019).

Saat ini kata Rudy di Gunung Cikuray lebih banyak petani – petani besar ketimbang petani kecil. Dengan adanya kasus ini pihaknya bakal langsung mengecek ke lapangan.

Di Gunung Cikuray kata Rudy sering kali dijadikan lahan konservasi. Namun sering berbanding terbalik dengan adanya perambahan yang terus dilakukan.

Karena itu pihaknya bakal melayangkan surat terkait dengan adanya kasus kebaran hutan Gunung Cikuray.

“Pemda bakal menggugat Perhutani bila pembiaran lahan terus dilakukan, yang tidak sesuai dengan RTRW kita,” katanya. (*)

Penulis : ADE

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *